Pensiun, Tugas Ambisius Lin Dan Kini Telah Selesai

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 06 Jul 2020, 04:00 WIB
Pensiun, Tugas Ambisius Lin Dan Kini Telah Selesai

Kento Momota-Lin Dan/[Foto:Thestar]

Berita Badminton: Juara Olimpiade dua kali asal China, Lin Dan, bisa dibilang pemain bulu tangkis terbesar sepanjang masa, telah mengumumkan pengunduran dirinya pada usia 36 tahun.

Lin Dan, yang memenangkan medali emas di Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012, tidak akan bersaing di Olimpiade Tokyo 2020, yang telah didorong kembali ke musim panas mendatang karena pandemi coronavirus.

Akhir dari karir gemilang Lin Dan terjadi hanya setahun setelah pensiunnya saingan dan sahabatnya yang hebat, Lee Chong Wei asal Malaysia. Duo ini berkuasa atas bulu tangkis selama lebih dari satu dekade dan hanya bertahan dalam beberapa tahun terakhir.

Lin Dan, yang memiliki reputasi "bocah nakal" selama masa mudanya dan memiliki beberapa tato, tidak biasa bagi atlet Cina berakhir dengan 666 kemenangan tunggal dan medali yang spektakuler.

"Sekarang saya berusia 36 tahun, dan kebugaran fisik serta rasa sakit saya tidak lagi memungkinkan saya untuk bertarung bersama dengan rekan satu tim saya," tambah Lin Dan.

"Keluarga saya, pelatih, rekan tim, dan penggemar telah menemani saya melalui banyak puncak dan palung yang sulit," ungkapnya dalam sebuah posting di Weibo, seperti Twitter China, yang dengan cepat menjadi viral.

“Setiap lompatan yang kuat adalah keinginan untuk menang. Saya telah mendedikasikan segalanya untuk olahraga yang saya sukai ini,” jelas Lin Dan.

Selain medali emas Olimpiade, Lin Dan juga juara dunia lima kali dan nomor satu dunia dalam waktu yang lama. Dia juga memenangkan enam gelar All England, membantu China memenangkan enam gelar Piala Thomas dan lima gelar Piala Sudirman. Dia juga membantu tim nasional meraih tiga medali emas di ajang beregu dan dua gelar tunggal individu di Asian Games.

“Dari 2000 hingga 2020, setelah 20 tahun, saya harus mengucapkan selamat tinggal kepada tim nasional. Sangat sulit untuk mengatakannya,” kata Lin Dan.

Dia mendapat julukan "Super Dan" di puncak karirnya. Namun, karir pemain kidal itu berkurang dalam beberapa tahun terakhir karena usia dan cedera merenggutnya.

Baru tahun lalu, dia menolak klaim bahwa dia akan pensiun setelah serangkaian keluar putaran pertama di banyak turnamen.

Lin Dan selalu mengatakan dia bertekad untuk mencapai Olimpiade Tokyo, tetapi berada di peringkat 19 dunia dan penundaan Olimpiade membuat mimpi itu tidak mungkin.

Di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu, Lin Dan kalah di babak semifinal oleh Lee Chong Wei.

Artikel Tag: lin dan, lee chong wei, Olimpiade Tokyo 2021

506  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini