Absen Karena Sakit, Lee Zii Jia Lewatkan Vaksin Covid-19 Tahap Pertama

Penulis: Yusuf Efendi
Rabu 14 Apr 2021, 15:30 WIB
Absen Karena Sakit, Lee Zii Jia Lewatkan Vaksin Covid-19 Tahap Pertama

Lee Zii Jia/[Foto:Bernama]

Berita Badminton : Juara bertahan All England Lee Zii Jia melewatkan menerima dosis pertama vaksin Covid-19 karena sakit.

Lee Zii Jia seharusnya berada di antara gelombang pertama dari 264 atlet dan ofisial, untuk Olimpiade Tokyo (23 Juli-8 Agustus) dan Tokyo Paralimpiade (24 Agustus-5 September), untuk menerima dosis pertama suntikan vaksin Pfizer-BioNTech di Balai Kompleks Olahraga Desa Tasik di Cheras kemarin.

Pelatih kepala tunggal putra nasional Hendrawan mengatakan bahwa Lee Zii Jia yang berusia 23 tahun telah sakit selama dua hari terakhir, kemungkinan besar karena kelelahan setelah menghadiri banyak acara sejak sukses di All England bulan lalu.

“Kemarin (Senin), kami periksa ke dokter di National Sports Institute (NSI), dan mereka bilang dia tidak bisa menerima vaksin jab,” kata Hendrawan yang juga pernah divaksinasi di National Covid-19, Program Imunisasi Kementerian Pemuda dan Olahraga kemarin.

“Demamnya normal, tes usapnya negatif dan dia juga sudah melakukan tes darah untuk dugaan demam berdarah. Persiapannya tidak terpengaruh, hanya saja dia mungkin lelah atau kurang istirahat setelah menghadiri begitu banyak acara dalam beberapa hari terakhir," ungkap pelatih asal Indonesia itu.

Hendrawan mengatakan National Sports Council (NSC) akan menjadwal ulang penunjukan vaksin jab Zii Jia.

Sementara itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga tidak memberikan jaminan bahwa tim nasional sepak bola akan menerima suntikan vaksin sebelum berangkat ke Uni Emirat Arab pada Juni untuk menyelesaikan Kualifikasi Piala Dunia 2023 Asia 2022.

Menterinya Datuk Seri Reezal Merican Naina Merican mengatakan kementerian telah mengajukan daftar atlet yang diusulkan untuk diberi prioritas pada fase kedua vaksinasi untuk disetujui oleh komite Program Imunisasi Covid-19 Nasional dan Menteri Koordinatornya Khairy Jamaluddin.

Daftar tersebut terdiri dari tiga grup yang terdiri lebih dari 4.000 atlet dan ofisial, termasuk 1.000 individu seperti Liga Sepak Bola Malaysia dan pemain hoki, serta atlet yang akan bertanding di ajang domestik dan internasional.

“Saya mencoba (untuk memvaksinasi mereka) di bawah fase kedua, tetapi ini semua tergantung pada pasokan yang tersedia,” kata Reezal.

“Saya tidak bisa mendahului apa yang diputuskan oleh Khairy dan komite program imunisasi, jadi kelompok-kelompok ini hanya akan menerima suntikan ketika ada persediaan. Jumlah mereka (atlet dan ofisial) di fase kedua cukup besar dan mereka harus melintasi negara bagian dan menjadi bagian dari gelembung olahraga. Jadi, jika mereka menerima vaksin, pekerjaan mereka akan menjadi lebih mudah," tambah Reezal.

Mereka yang menerima jab kemarin akan diberikan dosis kedua pada 4 Mei, kecuali regu selam nasional yang akan menerimanya setelah kembali dari Piala Dunia Selam di Tokyo pada 1-6 Mei.

Sementara itu, Chief Executive Officer NSI Ahmad Faedzal Md Ramli mengatakan mereka yang sudah divaksinasi akan dipantau apakah ada efek samping dan masalah lainnya.

Artikel Tag: Lee Zii Jia, hendrawan, Covid-19

598  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini