banner babe

Fakta Menarik Hasil Kejuaraan Dunia 2019

Penulis: Yusuf Efendi
Rabu 28 Agu 2019, 10:15 WIB
Fakta Menarik Hasil Kejuaraan Dunia 2019

Mohammad Ahsan-Hendra Setiawan/[Foto:PBSI]

Berita Badminton: Turnamen paling bergengsi musim ini Kejuaraan Dunia 2019 di Basel, Swiss telah usai pekan lalu (25/8). Berikut fakta menarik yang mengiringi turnamen grade 1 itu.

- India masuk jajaran negara elite bulu tangkis

Malaysia hanya bisa kagum dan iri karena India menjadi negara terbaru yang menjadi juara dunia setelah Sindhu mengklaim gelar tunggal putri dengan mengalahkan Nozomi Okuhara asal Jepang di final. Kemenangan tersebut menyoroti ketekunan dan semangat juang Sindhu setelah hanya menjadi runner-up dalam dua edisi terakhir. Berkat kegigihannya, India kini menjadi negara ke-11, bergabung dengan China, Indonesia, Denmark, Korea Selatan, Jepang, Thailand, Inggris, Swedia, Spanyol, dan bahkan Amerika Serikat, yang telah memenangkan setidaknya satu medali emas di Kejuaraan Dunia.

- Jepang Mendominasi Final

Jepang yang dipimpin oleh legenda bulu tangkis asal Korea Selatan, Park Joo Bong, menunjukkan kesiapan mereka untuk Olimpiade Tokyo 2020 setelah mengirim empat wakil dari dari lima final kecuali ganda campuran. Pemain peringkat 1 dunia, Kento Momota dan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara sukses mempertahankan gelar tunggal putra dan ganda putri. Medali perak datang dari sektor tunggal putri, Nozomi Okuhara, pasangan ganda putra peringkat 13 dunia, Takuro Hoki/Kobayashi serta ganda putri peringkat 2 dunia, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

- Kembalinya Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

Reuni awal tahun lalu menjadi keputusan terbaik yang pernah dibuat oleh Hendra yang kini berusia 35 tahun dan Ahsan 32 tahun. Mereka berpisah beberapa bulan setelah secara mengejutkan kandas di babak penyisihan grup Olimpiade Rio. Cara mereka berjuang dari nol untuk menjadi peringkat 2 dunia dan memenangkan gelar juara dunia ketiga mereka di Basel sungguh menginspirasi. Mereka berada di peringkat terendah 172 dunia ketika mereka mulai kembali berpasangan tahun lalu dan berhasil memenangkan beberapa turnamen level bawah. Ahsan/Hendra pasti akan menjadi pasangan yang harus diwaspadai karena mereka tentu saja akan berusaha untuk menyelesaikan misi mereka yang belum selesai di Tokyo tahun depan dengan memenangkan medali emas Olimpiade pertama mereka.

- Absennya para pemain top dunia

Mundurnya Shi Yuqi asal China, Viktor Axelsen asal Denmark dan Son Wan Ho asal Korea Selatan karena cedera membuat Kento Momota lebih mudah mempertahankan gelar. Ini juga memungkinkan para pemain muda seperti Anders Antonsen asal Denmark, Kantaphon Wangcharoen asal Thailand dan Sai Praneeth asal India untuk membuat kejutan dan memenangkan medali Kejuaraan Dunia pertama mereka. Semifinalis Kantaphon menciptakan sejarah sebagai pemain Thailand pertama yang memenangkan medali di tunggal putra, sementara Praneeth mengakhiri 36 tahun medali India dengan mengantongi perunggu, yang pertama sejak Prakash Padukone di Kopenhagen 1983.

Artikel Tag: mohammad ahsan, hendra setiawan, kento momota, Sai Praneeth, Anders Antonsen, PV Sindhu, Kantaphon Wangcharoen, Kejuaraan Dunia 2019

485  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini