Jelang Olimpiade Tokyo, Nozomi Okuhara Masih Dihantui Kekecewaan Tahun 2016

Penulis: Yusuf Efendi
Rabu 13 Mei 2020, 21:30 WIB
Jelang Olimpiade Tokyo, Nozomi Okuhara Masih Dihantui Kekecewaan Tahun 2016

Nozomi Okuhara/[Foto:AFP]

Berita Badminton : Kebanyakan atlet akan sangat bersyukur, telah memenangkan medali Olimpiade dalam debut mereka, tetapi tidak untuk Nozomi Okuhara asal Jepang.

Pemain tunggal putri berusia 25 tahun ini masih dihantui oleh masa lalunya, ketika dia meraih medali perunggu di Olimpiade Rio empat tahun lalu.

Meskipun berhasil memenangkan mahkota Kejuaraan Dunia setahun kemudian, pekerjaan itu masih jauh dari kata selesai, sejauh yang menyangkut Okuhara.

Berbicara kepada Olympic Channel baru-baru ini, pemain Jepang yang bertubuh pendek itu berkata bahwa Rio selalu dalam pikirannya.

"Tokyo sudah ada di pikiran saya sejak Olimpiade Rio. Tidak ada hari berlalu di mana saya tidak memikirkannya," kata Okuhara.

"Saya memenangkan Kejuaraan Dunia tahun berikutnya, dan mengingat itu adalah kejuaraan terbesar dalam kalender di tahun non-Olimpiade, saya seharusnya senang tentang hal itu."

"Tetapi bahkan ketika saya berada di podium, ketika bendera Jepang naik, lagu kebangsaan meraung, kekecewaan di Rio tumbuh lebih besar. Saya menjadi yakin saat itu bahwa satu-satunya cara untuk menghilangkan perasaan itu adalah dengan menang di Tokyo," ungkap Okuhara.

Sepenuhnya sadar akan harapan tuan rumah, Okuhara menganggapnya sebagai suatu keistimewaan berada dalam situasinya.

"Tidak terlalu banyak orang yang harus menghadapi tekanan semacam itu. Hanya sekelompok orang terpilih yang pernah dalam posisi itu, jadi saya menganggapnya sebagai hak istimewa dan mencoba mengubahnya menjadi lebih positif," katanya.

"Tetapi tidak mudah untuk mencapai puncak pada waktunya untuk sebuah kejuaraan yang terjadi setiap empat tahun sekali (lima tahun karena Olimpiade 2020 telah ditunda tahun depan)."

"Orang-orang yang naik podium tidak hanya mempunyai bakat, dibutuhkan beberapa hal seperti keberuntungan," jelas pemain peringkat 4 dunia itu.

Artikel Tag: nozomi okuhara, PV Sindhu, olimpiade tokyo 2020

590  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini