Denmark Dicemaskan akan Izinkan Penonton Hadir di Piala Thomas & Uber 2020

Penulis: Yusuf Efendi
Sabtu 12 Sep 2020, 19:30 WIB
Denmark Izinkan Penonton di Piala Thomas & Uber

Piala Thomas & Uber/[Foto:SinaSports]

Berita Badminton: Apakah keputusan Denmark mengizinkan penonton untuk kejuaraan beregu paling bergengsi Piala Thomas dan Piala Uber adalah ide yang bagus?

Ini adalah salah satu kekhawatiran yang diangkat oleh para pebulutangkis saat mereka bertemu dengan manajemen untuk membahas keselamatan mereka di tengah pandemi Covid-19.

Tuan rumah telah menjual tiket dengan harga 175-1,390 kroner atau berkisar 414 ribu rupiah hingga 3,3 juta rupiah, untuk kejuaraan di Aarhus mulai 3-11 Oktober. Diketahui bahwa 500 penonton akan diizinkan untuk hadir di Ceres Arena.

Beberapa negara, yang juga menyuarakan keprihatinan mereka, telah memutuskan untuk mundur dari Piala thomas dan Piala Uber, tetapi pelatih kepala tim nasional Malaysia, Wong Choong Hann telah mengonfirmasi bahwa Malaysia tetap akan melakukan perjalanan ke Denmark.

Taiwan, Thailand, Australia, Korea Selatan dan Indonesia telah mengundurkan diri dan lebih banyak negara diperkirakan akan melewatkan Kejuaraan.

“Dengan mundurnya beberapa tim, ada kekhawatiran dari para pemain kami. Mereka ingin jaminan keamanan selama di sana,” kata Choong Hann, dikutip dari The Star.

“Kami memahami bahwa mereka khawatir. Kami bertemu dan mencatat semua pertanyaan mereka dan telah diteruskan ke Federasi Bulu Tangkis Dunia."

“Pada dasarnya mereka ingin tahu tentang pergerakan fans, akomodasi mereka dan masalah lainnya. Situasi di sini dan di Denmark berbeda. Mungkin ada pertanyaan tentang pemakaian topeng dan jarak sosial,” ungkapnya.

Wong Choong Hann mengakui bahwa mereka juga berada dalam situasi yang sulit.

“Kami hanya akan tahu ketika kami tiba di sana (di tempat tersebut). Jaminan telah diberikan bahwa akan ada protokol keselamatan,” tambah Choong Hann.

“Jadi daripada khawatir tentang itu, saya menyarankan para pemain untuk bersiap. Akhirnya, kami harus bersaing di turnamen."

“Tenis AS Open berjalan dengan baik meskipun ada ketidakpastian. Selama kami tetap bertanggung jawab dan mengikuti semua pedoman, itu tidak masalah," imbuhnya.

Wong Choong Hann, bagaimanapun, mengatakan keputusan mereka untuk berkompetisi tidak mudah.

“Kami akan menunggu badan dunia untuk memberi kami umpan balik atas pertanyaan yang diajukan oleh para pemain. Jika kami masih merasa tidak nyaman, kami harus meninjau keputusan kami," jelas mantan pemain peringkat 1 dunia itu.

Artikel Tag: Piala Thomas 2020, Piala Uber 2020, Denmark

455  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini