Mark Cuban Enggan Buka Fasilitas Latihan Mavericks Dalam Waktu Dekat

Penulis: Viggo Tristan
Jumat 08 Mei 2020, 20:52 WIB
Mark Cuban Enggan Buka Fasilitas Latihan Mavericks Dalam Waktu Dekat

Mark Cuban tidak akan buka fasilitas latihan Dallas Mavericks dalam waktu dekat.

Berita Basket NBA : Pemilik Dallas Mavericks yaitu Mark Cuban menegaskan bahwa dirinya tidak akan membuka fasilitas latihan tim dalam waktu dekat. Cuban mengatakan jika membuka kembali fasilitas latihan tidak akan memberi keuntungan yang signifikan bagi pemainnya.

NBA sendiri telah memberi izin kepada semua tim untuk membuka kembali fasilitas latihan. Untuk mencegah hal buruk terjadi, NBA juga menerapkan beberapa aturan ketat yang harus diterapkan oleh masing-masing tim. Mandat yang diberikan NBA ini sejatinya bersifat opsional. Tim boleh membuka fasilitas latihan juga tetap menutupnya dan membiarkan pemain mengkarantina diri di rumah.

Cuban merupakan sosok yang lebih condong pada pilihan kedua. Baginya, pembukaan fasilitas latihan tidak akan menguntungkan timnya tetapi justru mengancam kesehatan. Walaupun sudah diberi sejumlah aturan ketat dan protokol kesehatan, penyebaran Virus Corona dapat berjalan dengan cepat dan tiba-tiba. Cuban tidak akan mengambil resiko dan tetap menutup fasilitas latihan timnya hingga kondisi benar-benar stabil.

"Pemasalahan utamanya adalah kita tidak bisa menguji orang secara tepat, kita tidak bisa memastikan kesehatan pemain ataupun personel tim kami secara pasti. Walaupun kami sudah menerapkan beberapa protokol kesehatan yang ketat sekalipun, bagi saya itu tetap tidak menguntungkan," ucap Cuban.

"Ya, saya tahu jika para pemain kami akan bisa lebih bugar ketika fasilitas latihan kembali dibuka. Namun, resiko yang dibawa lebih besar daripada hadiah yang kami dapat," tukasnya.

Artikel Tag: NBA, mavericks, Mark Cuban, Virus Corona

406  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini