Seluruh Tim Pabrikan Ingin Gelar Uji Coba Pramusim Sebelum MotoGP Berlanjut

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 02 Apr 2020, 08:45 WIB
Seluruh Tim Pabrikan Ingin Gelar Uji Coba Pramusim Sebelum MotoGP Berlanjut

Starting Grid MotoGP Malaysia, Sirkuit Internasional Sepang.

Berita MotoGP: Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, mengungkapkan tim-tim pabrikan MotoGP 2020 sudah sepakat menggelar uji coba pramusim tambahan sebelum musim balap nanti dimulai menyusul penundaan musim akibat pandemi Covid-19.

Kini sudah ada lima seri balap pertama di MotoGP 2020 yang gagal dihelat sesuai jadwal semula. Balapan kelas MotoGP di Qatar pada 6-8 Maret lalu dibatalkan, dan seri Thailand, Austin, dan Argentina ditunda hingga akhir musim. Sementara seri Jerez, Spanyol, juga ditunda meskipun belum ada tanggal pengganti.

Akibat libur yang panjang ini, Berier mengungkapkan bahwa tim-tim pabrikan berniat menggelar uji coba pramusim tambahan, 1-2 pekan sebelum balapan pertama nanti dimulai, proposal ini pun sudah diajukan kepada Dorna Sports.

"Hal tersebut sudah direncanakan. Ini sangat penting karena kami tak bisa meminta pebalap mengendarai motor dan menuntut performa terbaik mereka dalam situasi ini. Ini jelas akan jadi uji coba yang baik, dan kemudian baru kami bisa memulai lagi," ungkap Beirer kepada Motorsport.

Beirer pun juga mengapresiasi ketegasan Dorna Sports dan FIM yang sangat proaktif dalam menghadapi Covid-19, meskipun sangat memengaruhi kalender balap dan keberlangsungan tim-tim peserta.

"Komunikasi kami sangat baik. Presiden FIM selalu ada, begitu juga Dorna. Wajar jika setiap pabrikan mencoba melanjutkan program, akan tetapi menurut saya menjengkelkan jika kalender baru dikirim tiap baru. Saya rasa itu agak absurd, karena tak ada yang tahu kapan kami bisa mulai," ujarnya.

"Akhirnya kami sepakat bahwa kalender balap tak perlu dijabarkan secara detail, melainkan kami harus menunggu sampai ada solusi. Setelahnya, kami para pabrikan, promotor, dan panitia harus duduk bersama untuk berdiskusi," lanjut pria asal Jerman ini.

Beirer juga menyatakan bahwa tak ada gunanya jika tergesa-gesa menyusun kalender balap baru ketika banyak negara yang masih kesulitan dalam menghadapi Covid-19.

"Kini kita harus tetap realistis. Jika kita lihat Italia, tempat yang sangat kami sukai untuk balapan, di mana kami senang menjadi tamu dan punya banyak teman, kesulitan yang mereka alami sekarang pasti akan memengaruhi kami, jadi tak ada gunanya membuat kalender baru. Virus ini sudah terbukti tak butuh peta untuk menyebar luas," pungkasnya.

Artikel Tag: motogp 2020, Virus Corona

457  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini