Saran dari Mantan Bos Honda agar Kolaborasi Red Bull-Honda Bisa Sukses

Penulis: Abdi Ardiansyah
Minggu 06 Jan 2019, 22:15 WIB
Saran dari Mantan Bos Honda agar Kolaborasi Red Bull-Honda Bisa Sukses

Tim junior Red Bull, Toro Rosso, bermitra dengan Honda pada F1 2018.

Berita F1: Musim 2019 menjadi musim perdana Red Bull berkolaborasi dengan Honda yang notabene masih memiliki image buruk. Ross Brawn, mantan Bos Honda F1 memberi saran untuk Red Bull agar kerja sama mereka sukses.

Comeback ke Formula 1 bersama McLaren di tahun 2015, Honda bisa dibilang bernasib sial karena kerap kali mengalami masalah mesin dan gagal mencapai ekspektasi. Raihan buruk tersebut terus berlanjut hingga akhirnya pada penghujung 2017 lalu, Honda dan McLaren resmi berpisah.

Reputasi Honda perlahan mulai pulih setelah menghabiskan satu musim bersama Toro Rosso. Bahkan performa Honda sepanjang 2018 dinilai sudah cukup meyakinkan bagi Red Bull untuk mengakhiri kerja sama mereka dengan Renault dan beralih menggunakan mesin buatan pabrikan asal Jepang tersebut.

Meski menunjukkan peningkatan bersama Toro Rosso, Honda hingga saat ini belum pernah lagi mencicipi podium sejak tim pabrikan mereka gulung tikar pada 2008 silam.

Ross Brawn merupakan team principal terakhir Honda sebelum angkat kaki dari ajang F1. Jelang menghadapi musim 2019, ia memberi beberapa saran kepada kolaborasi Red Bull-Honda.

"Rahasia kunci sukses bersama Honda adalah menghubungkan para teknisi mereka dengan tantangan Formula 1," ungkap Brawn kepada Motorsport.com.

"Ketika saya bergabung di Honda, para teknisi mereka sedikit terasingkan dengan realita F1, dengan hal-hal yang diperlukan.”

"Tugas saya adalah menghubungkan para teknisi untuk memastikan mereka mengerjakan sesuatu yang benar, memiliki prioritas, memiliki informasi, memiliki gambaran jelas apa yang sedang terjadi.”

Ia mengungkapkan bahwa, Honda yang merupakan salah satu pabrikan raksasa di dunia itu merasa memiliki mesin terbaik, namun dalam kenyataan di Formula 1 sangatlah berbeda.

"Ketika saya bergabung di sana, ada opini bahwa mesin mereka adalah yang terbaik. Karena saya cukup familiar dengan Ferrari, pandangan saya berbeda, jelas-jelas mesin mereka bukan lah yang terbaik.”

"Jadi menghubungkan orang-orang Honda dengan situasi sebenarnya, membantu mereka memahami apa yang seharusnya menjadi prioritas, dan di mana saja mereka harus fokus, itulah yang menjadi kuncinya.”

"Menurut saya Red Bull akan mampu membantu Honda untuk menjelaskan apa-apa saja yang perlu difokuskan," pungkasnya.

Artikel Tag: f1 2019, Red Bull, Honda

1656  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini