Pelatih Roma Mengaku Tak Bisa Bayangkan Sepak Bola Tanpa Pelukan

Penulis: Yuni Winata
Jumat 15 Mei 2020, 13:45 WIB
Pelatih Roma Mengaku Tak Bisa Bayangkan Sepak Bola Tanpa Pelukan

Paulo Fonseca - Reuters

Berita Liga Italia: Dalam surat emosional yang dirilis di situs resmi AS Roma, pelatih Roma, Paulo Fonseca, menjelaskan tentang pentingnya pelukan dalam sepak bola, baik di ruang ganti, maupun saat selebrasi di lapangan.

Seperti jabat tangan, pelukan juga akan dilarang saat sepak bola kembali digelar sebagai langkah pencegahan penyebaran virus Corona – langkah yang didukung oleh Fonseca, namun sulit diterima.

“Sulit bagi saya untuk membayangkan bermain tanpa passion fans dibelakang kami – dan terutama bermain tanpa pelukan,” tulis Fonseca.

“Ya, pelukan – yang kami lakukan untuk merayakan momen terbaik dalam sepak bola – gol. Momen saat pencetak gol menghilang dalam pelukan banyak lengan.”

Fonseca mengingat kembali sebuah pertandingan di musim pertamanya di Ukraina saat dia bermain untuk Shakhtar Donetsk, saat dia mencetak gol kemenangan.

“Semua pemain berlari ke arah saya dan memeluk saya untuk merayakan gol final itu. Saya tak akan pernah melupakan itu.

“Akan bagaimana nantinya tanpa pelukan di awal dan akhir laga dengan manajer tim lawan?

“Disini di Italia ada banyak orang yang ingin saya peluk, untuk banyak alasan. Dan bagaimana saya akan menunjukkan dukungan pada pemain saya disaat-saat sulit, tanpa pelukan?

“Hal terberat bagi saya adalah untuk membayangkan di ruang ganti tanpa pelukan. Gestur sederhana itu mewakili sesuatu yang tak bisa dilakukan oleh kata-kata.”

Artikel Tag: AS Roma, Paulo Fonseca, Serie A

510  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini