Ferran Soriano Ungkap Alasan Man City Belanja Mewah di Tengah Pandemi

Penulis: Demos Why
Kamis 08 Okt 2020, 06:57 WIB
CEO Man City, Ferran Soriano.

Ferran Soriano (Foto: Martin Rickett/PA Images)

Berita Sepakbola: CEO Manchester City, Ferran Soriano, menjelaskan alasan utama kenapa pihak The Cityzens tetap melakukan belanja mewah di tengah kondisi keuangan yang tak cukup baik. Soriano mengakui bahwa itu merupakan kebijakan cukup berisiko namun memastikan semua kebijakan sudah sangat terukur.

Manchester City merupakan salah satu klub Inggris yang cukup boros di jendela transfer musim panas tahun ini. Pasalnya The Cityzens menghabiskan dana mencapai 120 juta poundsterling atau setara dengan 2,28 triliun rupiah hanya untuk mendatangkan tiga pemain yakni Nathan Ake, Ferran Torres, dan Ruben Dias. Padahal pemasukan terbesar mereka di musim panas ini hanya didapatkan dari penjualan Leroy Sane ke Bayern Munich seharga 40 juta pound.

Keputusan Man City untuk melakukan belanja mewah nyatanya dipertanyakan oleh banyak pihak. Salah satu alasannya karena kondisi keuangan semua klub saat ini terganggu akibat pandemi virus corona.

Namun, Ferran Soriano memiliki alasan tersendiri kenapa Manchester City melakukan ha tersebut. Soriano menilai apa yang mereka lakukan di bursa transfer musim panas tahun ini tak lebih dari tuntutan untuk terus menampilkan performa mengesankan di atas lapangan yang nantinya akan berimbas positif pada semua lini bisnis yang mereka jalankan. Meski diakui cukup berisiko menghabiskan banyak uang, namun Soriano memastikan apa yang mereka lakukan sudah sangat terukur.

"Saya pikir hal pertama yang harus dikatakan adalah ketika Anda melihat angka di akhir jendela transfer, angka yang kami keluarkan relatif rendah. Kami melakukan lebih sedikit transaksi dan saya pikir kami melakukannya dengan lebih bijaksana; ada pertukaran pemain, pinjaman dan seterusnya," ujar Ferran Soriano kepada forum online Leaders in Sport.

"Tetapi pada akhirnya jika Anda percaya seperti yang kami lakukan bahwa Covid hanyalah masalah waktu dan kami harus tetap melanjutkan bisnis. Maka dari itu kami tetap melakukan bisnis yang harus dilakukan dan meyakini bahwa cepat atau lambat pendapatan akan kembali - terutama Manchester City - yang merupakan mesin bisnis utama kami."

"Jika kami tidak memainkan sepakbola yang bagus, kami tidak memiliki bisnis. Seluruh bisnis kami dibangun di atas itu sehingga kami tidak dapat meniadakan atau menghindarinya dan kami harus mengambil beberapa risiko. Kami percaya bahwa risiko yang kami ambil sangat baik dan terukur."

"Anda harus melihat pengeluaran bersih, kami menjual Leroy Sane ke Bayern Munich seharga € 49 juta dan uang itu akan habis jika hanya dibiarkan begitu saja. Kami lantas menginvestasikan kembali dengan membeli Ferran Torres, pemain di posisi yang sama, seharga € 23 juta. Jadi kami melepas pemain seharga 49 juta dan mendatangkan yang lainnya seharga 23 juta."

"Terkadang hal-hal ini berada di luar konteks tetapi ingat kami perlu terus memainkan sepak bola yang bagus."

"Saat kami membutuhkan seorang bek tengah, maka kami akan mendatangkannya. [Nicolas] Otamendi telah melakukannya dengan sangat baik untuk kami, tetapi karena usianya dan hal-hal lain yang harus dilakukan, kami lantas menukarnya dengan pemain yang lebih muda. Hal-hal seperti itu yang harus dilakukan oleh kami," pungkasnya.

Artikel Tag: Ferran Soriano, Manchester City

2535  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini