Cegah Varian Omicron, Bayern Munich Ubah Protokol Kesehatan

Penulis: Febrian Kusuma
Selasa 04 Jan 2022, 05:00 WIB
Bayern Munich

Bola Resmi Bundesliga (Sumber: GettyImages)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Jerman: Virus corona varian Omicron, menurut penelitian akan lebih cepat menular dibanding dengan varian sebelum-sebelumnya. Untuk mencegah hal itu, Bayern Munich pun langsung mengubah protokol kesehatan demi mencegah terjadinya inveksi di dalam tim.

Menurut informasi dari laman Bild, Bayern Munich baru menjalani sesi latihan pada Senin (03/01) sore waktu setempat. Sebelum latihan, pada pagi harinya, semua staf, pelatih, dan pemain diwajibkan terlebih dahulu untuk menjalani tes PCR drive thru. Mereka baru diizinkan untuk menampakkan dirinya di lapangan latihan Sabener Strasser, apabila hasil pengambilan sampel mereka menunjukkan hasil negatif.

“Dengan konsep kebersihan yang disesuaikan dengan situasi saat ini, dan strategi tes yang diperluas, kami ingin mengurangi risiko infeksi corona sebanyak mungkin,” kata Dr. Roland Schmidt, dokter dan ahli jantung tim Bayern.

“Kami juga akan membuat peraturan untuk mengurangi adanya kontak orang lain (bukan anggota Bayern Munich) di dekat lapangan sepak bola,” lanjutnya.

Menurut informasi di laman Bavarian Football Works, varian Omicron yang lebih cepat menular membuat Jerman memberlakukan karantina selama 14 hari untuk orang-orang yang terpapar virus tersebut, terlepas mereka apakah sudah vaksinasi atau belum. Namun, ada laporan bahwa pemerintah Jerman juga sedang mempertimbangkan untuk mengurangi jumlah masa karantina bagi para penderita virus corona.

Untuk saat ini, ada empat pemain Bayern yang harus menjalani karantina karena terpapar virus corona varian Omicron, mereka adalah Manuel Neuer, Kingsley Coman, Corentin Tolisso, Omar Richards, dan Dino Toppmöller.

Artikel Tag: Bayern Munich, Omicron

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/cegah-varian-omicron-bayern-munich-ubah-protokol-kesehatan
527  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini