Cerita Praveen/Melati Juarai Titel Bergengsi di Tengah Wabah Corona

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 23 Mar 2020, 20:15 WIB
Cerita Praveen/Melati Juarai Titel Bergengsi di Tengah Wabah Corona

Praveen Jordan-Melati Daeva Oktavianti/[Foto:PBSI]

Berita Badminton: Pasangan ganda campuran Indonesia peringkat 4 dunia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti sukses meraih gelar bergengsi All England 2020 World Tour Super 1000 beberapa waktu lalu yang diadakan di Birmingham Arena, di tengah wabah virus corona yang semakin meluas.

Dalam final yang berlangsung pada Minggu (15/3) malam, Praveen/Melati yang menempati unggulan kelima, berhasil mengalahkan unggulan ketiga asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai.

Kemenangan ini tentunya sangat berkesan bagi Praveen dan Melati yang merupakan gelar Super 1000 pertama mereka sejak dipasangkan pertama kali tahun 2018 lalu.

Mengomentari kemenangannya di Birmingham ditengah pandemi Covid-19, Praveen mengakui bahwa ia tak terlalu memikirkan area sekitar karena hanya fokus ke pertandingan, terlebih panitia sudah menjamin keselamatan dan kesehatan para pemain.

"Rasanya pasti senang karena kami bisa membuktikan, di tengah ada virus corona kami bisa jadi juara. Sekarang bisa juara lagi dengan partner berbeda, ini yang membuat saya tambah senang. Waktu di sana sih saya nggak ada rasa khawatir, mungkin karena terlalu fokus ke pertandingan," kata Praveen.

Berbeda dengan Praveen, Melati justru lebih khawatir dan tetap waspada, meski fokus mereka hanya pertandingan semata.

"Khawatir itu pasti ada di tengah wabah Corona begini. Tapi nggak terlalu mikirin ke situ. Lebih fokus ke pertandingan. Saya tetap jaga diri, seperti cuci tangan dan sebagainya," ujar Melati.

Dalam perjalanannya meraih gelar, Praveen/Melati sukses mengalahkan para pasangan top dunia seperti, juara Eropa asal tuan rumah, Marcus Ellis/Lauren Smith, pasangan peringkat 10 dunia asal Malaysia, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing serta pasangan peringkat 2 dunia asal China, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping.

Ini adalah gelar All England pertama yang diraih oleh Melati, sementara bagi Praveen, kemenangan ini adalah yang kedua setelah sebelumnya menjadi juara bersama dengan seniornya yang kini sudah pensiun, Debby Susanto tahun 2016 lalu.

Artikel Tag: Praveen Jordan, All England 2020, Melati Daeva Oktavianti, Virus Corona

878  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini