Demi Bina Pebalap Muda, KTM Keluarkan Dana yang Tak Sedikit

Penulis: Abdi Ardiansyah
Senin 24 Jan 2022, 00:50 WIB
KTM, Brad Binder

Brad Binder

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Bos KTM, Pit Beirer, kesal dengan beberapa pihak yang mengkritik sistem timnya karena dinilai menghalangi pabrikan lain untuk merekrut para pebalap muda mereka.

Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, marah besar setelah mendengar pernyataan yang menyebut pihaknya menguasai para talenta muda sehingga menyebabkan pabrikan lain kesulitan ketika mencari pebalap. Pria asal Austria itu menegaskan bahwa hal tersebut dilakukan karena timnya ingin menikmati hasil yang mereka kerjakan selama bertahun-tahun.

Kehadiran KTM di kejuaraan MotoGP memang membuat tim-tim lainnya kesulitan saat mencari pebalap bagus, mengingat mereka yang dipromosikan ke kelas utama telah terikat kontrak lebih dulu oleh pabrikan asal Austria tersebut.

“Jika saya harus jujur, pernyataan seperti itu membuat saya terkejut. Jelas, saya tidak ingin marah karena itu. Mengingat untuk mendapatkan talenta muda, Anda harus melakukan 15 tahun bekerja dengan pebalap,” kata Beirer seperti dikutip dari Speedweek.

“Kami memiliki Rookies Cup bersama Red Bull sejak 2007. Kami tidak punya tim di MotoGP hingga 2017, itulah mengapa hati kami hancur, karena para pebalap muda telah tumbuh bersama kami di Rookies Cup dan Moto2,” ia melanjutkan.

“Tapi setelah kesuksesan pertama bersama kami, mereka menyebar di seluruh paddock, karena kami tidak memiliki tim Moto2 sendiri hingga 2017,” jelasnya.

“Sementara tim di Moto2 dan MotoGP dibentuk pada 2017, pertama-tama kami sangat senang dengan itu. Karena sekarang para pebalap muda kami bisa melaju dari Rookies Cup bersama kami hingga ke MotoGP,” tutur Beirer.

Ducati menjadi pabrikan yang paling sering mengkritik cara KTM menguasai para pebalap muda bertalenta mereka sehingga tak berkesempatan untuk menjajal motor tim lain.

Namun, Pit Beirer menilai hal tersebut bisa sangat dimaklumi karena pihaknya telah mengeluarkan dana yang tak sedikit untuk mengantarkan pebalap muda menjadi seorang juara.

“Seseorang mengeluh tentang sistem ini, ada pernyataan mengejutkan. Namun mereka harus mempertimbangkan ini: pekerjaan membangun pebalap muda menghabiskan jutaan euro per tahun, bukan hanya 100.000,” ujarnya.

“Jika Anda mengalikannya lebih dari sepuluh tahun, maka jumlahnya sangat besar. Saya pikir kami telah membantu seluruh paddock MotoGP dengan investasi ini karena kami telah membawa banyak talenta ke paddock,” ia mengimbuhkan.

“Hampir setiap tim dan setiap pabrikan pada titik tertentu memanfaatkan bakat yang telah kami kembangkan ke grand prix melalui Rookies Cup dan Moto3,” ucap Beirer.

“Tetapi untuk pebalap yang kami lihat memiliki potensi lebih besar, kami pasti akan memiliki hak akses pertama. Hal yang sama berlaku untuk Red Bull. Mitra sponsor kami kemudian juga membuat kontrak, yang menjamin mereka hak akses jangka panjang,” ia mengungkapkan.

“Namun, jika seorang pebalap benar-benar ingin pergi ke tim lain, Anda tidak bisa menahannya. Baik Red Bull maupun KTM tidak menginginkan itu. Itulah mengapa omong kosong untuk mengatakan bahwa kami menyetujui beberapa kontrak hanya lelucon,” pungkasnya.

Artikel Tag: ktm, MotoGP 2022

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/demi-bina-pebalap-muda-ktm-keluarkan-dana-yang-tak-sedikit
637  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini