Karakter Sirkuit Baku Diprediksi Bakal Sulitkan Ferrari

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 04 Jun 2021, 05:15 WIB
Ferrari, Carlos Sainz

Carlos Sainz

Berita F1: Racing Director Ferrari, Laurent Mekies, memprediksi timnya bakal sulit bersaing di Sirkuit Baku karena karakter lintasan tersebut kurang sesuai dengan SF21.

Ferrari berhasil mengejutkan publik saat Charles Leclerc sukses merebut pole position di GP Monako, 22 Mei lalu. Capaian tersebut merupakan yang pertama bagi pabrikan asal Italia itu sejak GP Meksiko lebih dari setahun lalu, yang juga dibuat Leclerc pada 26 Oktober 2019.

Sayangnya, sang pebalap tuan rumah gagal start di GP Monako karena kerusakan driveshaft mobil. Tetapi, Carlos Sainz mampu menghibur timnya dengan naik ke podium kedua, di belakang Max Verstappen (Red Bull Racing-Honda) dan di depan Lando Norris (McLaren-Mercedes).

Terlepas dari kegagalan mereka mengambil kesempatan untuk memenangkan balapan di Monako, banyak pihak yang kagum dengan performa impresif yang sangat tidak biasa dari mobil SF21 di Monte Carlo.

Kendati begitu, Laurent Mekies selaku Racing Director tim menjelaskan bahwa tantangan pada akhir pekan ini (4-6/6/2021) di Azerbaijan akan sangat berat bagi Ferarri. Penyebabnya adalah karakter dan desain trek yang tidak biasa dari Baku City Circuit.    

Seperti Monte Carlo, Baku juga merupakan sirkuit jalan raya. Tetapi, venue di kota Baku tersebut terbilang cepat dengan trek lurus yang sangat panjang, yakni 1,4 mil (sekira 2,25 km).

Mengingat area tersebut bisa ditembus hingga lebih dari 360 km/jam, mobil SF21 yang selama ini memang masih kurang dari segi top speed diyakini akan mengalami kesulitan.

Dalam beberapa simulasi, Ferrari tertinggal jauh di belakang Mercedes dan Red Bull, bahkan berada di urutan keempat di belakang McLaren. Di posisi ini pun, mereka masih harus menahan kecepatan mobil-mobil Alpine, Aston Martin, AlphaTauri.

“Kini, kami harus menghadapi bagian dari musim yang bakal memusingkan kami. Jika di Spanyol, SF21 berada di posisi ketiga dan di Monako bahkan berpotensi untuk menang, situasi sepertinya akan berbeda di beberapa balapan ke depan yang dimulai di Baku,” kata Mekies seperti yang dikutip dari Motorsport.com.

Mekies memperkirakan bahwa McLaren akan tampil sangat kuat di Baku. Tim asal Woking, Inggris, tersebut diprediksi akan siap memimpin grup lapis kedua di belakang Red Bull dan Mercedes yang bertarung memperebutkan gelar.

“Kami juga melihat tim-tim seperti Alpine, AlphaTauri, dan Aston Martin akan sangat kompetitif. Target utama kami di Baku nanti adalah mengeluarkan semua potensi yang ada dan mencoba memaksimalkan setiap peluang yang ada. Jika di sepak bola, kami akan mencoba bertahan sebaik mungkin dan menghantam lewat serangan balik,” tuturnya.

Torehan tim yang dipimpin oleh Mattia Binotto tersebut sebetulnya tidak terlalu buruk. Hasil terbaik mereka adalah finis di urutan kedua di GP Eropa 2016 lewat Sebastian Vettel dan GP Azerbaijan 2019 atas nama Kimi Raikkonen.

Kesuksesan Carlos Sainz mengklaim podium kedua di Monako membuat Ferrari hanya selisih dua poin dari McLaren yang berada di peringkat ketiga klasemen konstruktor.    

Menjelang GP Azerbaijan, konsentrasi tim tersebut juga bisa dibilang terpecah dua. Pertama, mereka harus memikirkan bagaimana mendongkrak performa SF21 untuk musim ini, kendati hanya melakukan pembaruan kecil mengacu data beberapa balapan terakhir.

Yang kedua adalah mereka mulai mengalihkan fokus untuk pengembangan mobil untuk musim 2022 sebelum liburan musim panas.

Artikel Tag: Ferrari, F1 2021, GP Azerbaijan

419  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini