ATP dan WTA Potong Hadiah Uang Turnamen

Penulis: Dian Megane
Sabtu 06 Jun 2020, 17:16 WIB
ATP dan WTA Potong Hadiah Uang Turnamen

Pandemi COVID-19 pun akhirnya mempengaruhi aspek ekonomi dari dunia tenis

Berita Tenis: Baik turnamen ATP maupun WTA telah ditangguhkan lebih dari dua bulan akibat pandemi COVID-19. Tetapi kedua organisasi tenis berusaha menemukan setiap alternatif yang memungkinkan agar turnamen bisa segera dilanjutkan.

Konsekuensinya, dunia tenis akan melihat banyak perubahan besar begitu musim ini dilanjutkan dan salah satu perubahan yang mungkin terjadi adalah pengurangan hadiah uang dalam turnamen.

Menurut berita yang dirilis harian Rusia, Kommersant, pihak penyelenggara turnamen akan menghadapi sejumlah kendala dalam menggalang dana dengan adanya perubahan kondisi ekonomi akibat krisis kesehatan global. Konsekuensinya, mereka terpaksa harus memotong hadiah uang bagi para petenis setelah pendapatan mereka mencapai titik terendah akibat terpengaruh pandemi COVID-19.

Pendapatan turamen tenis diperkirakan akan menurun secara signifikan ketika turnamen mungkin digelar dengan sedikit penonton atau bahkan tanpa penonton sama sekali.

Menurut Forbes, penjualan tiket US Open musim 2017 mencapai 36 persen (120 juta dolar AS) dari total pendapatan musim tersebut (335 juta dolar AS). Oleh karena itu, pendapatan turnamen akan menurun dengan signifikan jika dimainkan tanpa penonton.

Selain itu, diberitakan bahwa pendapatan dari penjualan hak siar akan dikurangi kira-kira setengahnya. Pendapatan dari sponsor pun dipertimbangkan akan dikurangi. Sementara itu, biaya untuk pengetesan COVID-19 setiap harinya akan ditambahkan.

Ada juga pengurangan dalam hal pengeluaran. Biaya pemeliharaan dalam turnamen mungkin akan berkurang. Lebih jauh lagi, kemungkinan akan ada pengurangan biaya catering dan produksi suvenir. Biaya yang diperuntukkan marketing lokal dan gajji para staf juga akan dikurangi. Tetapi, pemotongan pengeluaran tersebut tidak lebih daripada kehilangan pendapatan. Oleh karena itu, pemotongan hadiah uang perlu dilakukan pihak penyelenggara.

Tenis merupakan salah satu olahraga yang paling parah terpengaruh pandemi COVID-19. Banyak petenis dengan peringkat lebih rendah yang bergantung kepada pendapatan dari melakoni turnamen sebagai penghasilan mereka, jatuh ke dalam krisis keuangan. Player Relief Fund membantu para petenis seperti itu selama turnamen tenis vakum.

Artikel Tag: Tenis, US Open

398  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini