banner babe

Sulit Bersinar di Musim Perdana, Bagnaia Keluhkan Motor Ducati Yang Sulit Dijinakkan

Penulis: Viggo Tristan
Senin 19 Agu 2019, 20:15 WIB
Sulit Bersinar di Musim Perdana, Bagnaia Keluhkan Motor Ducati Yang Sulit Dijinakkan

Francesco Bagnaia akui misinya menjadi rookie terbaik terhambat oleh performa motor.

Berita MotoGP : Pebalap tim Pramac Ducati yaitu Francesco Bagnaia mengeluhkan performa motor Ducati yang dianggapnya sulit ditaklukkan. Hal itu yang membuat misi Bagnaia untuk menjadi Rookie of the Year di musim ini menjadi terhambat.

Seperti yang diketahui, Bagnaia memang menjadi salah satu pebalap pendatang yang sempat digadang-gadang akan tampil bersinar musim ini. Namun sayang, anak didik Valentino Rossi ini justru kesulitan beradaptasi dan kalah ketimbang rookie-rookie lain seperti Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli. Bagnaia yang sempat mengincar gelar pebalap pendatang terbaik kini harus bersiap mengubur impiannya itu. Sebab, secara performa sudah jelas ia kalah jauh ketimbang dua rookie dari tim Yamaa tersebut.

Dalam pengakuannya, Bagnaia memang mengeluhkan proses adaptasi bersama Ducati yang berjalan tidak mudah. Ia menyebutkah jika Desmosedici yang ditungganginya sangat sulit untuk dijinakkan dengan gaya balapnya. Oleh karena itu, ia berulang kali memetik hasil buruk dan tidak bisa mengejar pesaing-pesaingnya yang berada di tim lain.

“Saya naik kelas ke MotoGP dengan tujuan menjadi pendatang baru terbaik, tetapi kenyataannya motor kami sangat kompleks. Saya selalu berkendara dengan cara berbeda, yang menyulitkan untuk jangka pendek,” ucap Bagnaia saat diwawancara oleh media setempat.

“Secara mental, ini adalah olahraga yang sulit. Melihat rookie lain sangat cepat, membuat saya semakin terpacu. Semua orang butuh waktu, Anda tidak boleh terburu-buru dalam segala hal. Kami akan melakukannya,” tukasnya sekali lagi.

Artikel Tag: MotoGP 2019, pramac ducati, Francesco Bagnaia

1207  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini