Rossi Ingin Yamaha Bebaskan Dirinya Demi Raih Hasil Apik

Penulis: Abdi Ardiansyah
Rabu 05 Agu 2020, 13:35 WIB
Rossi Ingin Yamaha Bebaskan Dirinya Demi Raih Hasil Apik

Valentino Rossi

Berita MotoGP: Valentino Rossi kembali meyakinkan Yamaha untuk memberinya kebebasan mengatur setelan motornya sendiri. Apalagi, ia baru saja membuktikannya dengan meraih podium di seri sebelumnya.

Valentino Rossi dan kru-nya berusaha keras untuk menempuh jalan mereka sendiri dengan mengatur setting-an motor saat menjalani MotoGP Andalusia.

Alhasil, Rossi sanggup meraih hasil yang sangat kontras. Jika pada balapan perdana di MotoGP Spanyol ia hanya bisa berkutat di posisi 10, meskipun pada akhirnya juga gagal finis akibat masalah mesin.

Pada balapan kedua di MotoGP Andalusia, ia mampu tampil sangat kompetitif dan berakhir di podium ketiga. Padahal dua balapan tersebut sama-sama dihelat di Sirkuit Jerez.

Menurut Direktur Manajer Yamaha Racing, Lin Jarvis, mengungkapkan bahwa Rossi dan krunya berhasil melakukan perubahan radikal pada balapan kedua.

"Vale sangat kecewa setelah akhir pekan pertama. Kami memutuskan untuk mengubah sesuatu, dan ia benar-benar ingin mencobanya karena tidak ada ruginya," tutur Jarvis kepada BT Sport dilansir dari Crash.

"Akan tetapi, terkadang mengubah pikiran para mekanik Jepang tidak sesederhana itu. Kami memiliki banyak data dan informasi untuk pengaturan motor saat ini dan yang lainnya berjalan cepat. Jadi, mengapa pergi ke arah yang berbeda ini?" imbuhnya.

"Kalian punya orang lain yang lebih cepat (Fabio dan Maverick), tetapi juga Frankie (Franco Morbidelli) dan sebagian besar motor Yamaha kami punya rentang pengaturan yang sangat mirip."

Namun Jarvis juga tak memungkiri bahwa The Doctor mampu mengatasinya sehingga dia merasa aman dengan motor yang dia kendarai karena kinerjanya sesuai keinginannya.

Ketika Rossi berkutat dengan masalah motornya, Vinales dan Quartararo berubah semakin membaik dalam setiap balapan. Namun Rossi telah membuktikan bahwa ia mampu tampil apik meskipun punya jalan yang berbeda.

"Ketika Anda mengendarai motor yang sama dengan Fabio dan Maverick dan mereka bisa begitu cepat, begitu kuat, Yamaha berpikir bahwa saya harus mengendarai seperti mereka," kata Rossi.

"Namun, Yamaha perlu mendukung saya karena saya di sini di tim pabrikan dan tahun depan saya akan membalap dengan Petronas. Jadi, mereka harus percaya pada saya karena mungkin saya tidak lebih cepat di lintasan, tetapi saya bisa membuat kinerja yang baik saat balapan."

Kepala kru Rossi yang baru, David Munoz juga baru menjajal ke kelas MotoGP.

"Tahun ini kami lebih kuat di dalam paddock. Kami tidak menyerah. Kami mendorong keras para insinyur Jepang, dengan David, dengan semua kru. Kami membutuhkan sesuatu yang berbeda, tetapi kami harus banyak memacu Yamaha dan itu tidak mudah," katanya.

"Tetapi, kami tidak menyerah dan sudah dari lap ke-3 dengan set-up baru. Pada Jumat pagi saya merasakan motor yang lebih baik bagi saya dan posisi yang lebih baik ketika melewati tikungan. Sesuatu yang lebih baik untuk gaya balapan saya," ujar pria 41 tahun itu.

"Saya memiliki hubungan yang hebat dengan Yamaha. Saya adalah pebalap Yamaha di hati saya. Saya adalah bagian penting dari sejarah tim pabrikan ini. Tetapi, saya ingin memberikan sedikit tekanan setelah hasil yang bagus ini," pungkasnya.

Artikel Tag: Valentino Rossi, motogp 2020, yamaha

7868  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini