Rossi Akui Bisa 10 Kali Sehari Pikirkan Soal Masa Depannya di MotoGP

Penulis: Abdi Ardiansyah
Senin 25 Mei 2020, 13:05 WIB
Rossi Akui Bisa 10 Kali Sehari Pikirkan Soal Masa Depannya di MotoGP

Valentino Rossi, Yamaha.

Berita MotoGP: Valentino Rossi mengakui bahwa dirinya bisa berkali-kali memikirkan dilema yang ia alami soal masa depannya di ajang balap MotoGP.

Usai terdepak dari tim pabrikan Yamaha musim depan, Rossi sejatinya sudah ditawari tempat di tim satelit, Petronas Yamaha SRT. Namun hingga saat ini The Doctor sama sekali belum ambil keputusan.

Bahkan kini tim asal Sepang tersebut mengaku lelah menunggu jawaban dari Rossi. Apalagi Petronas SRT sendiri lebih memprioritaskan para pebalap muda sesuai dengan filosofi tim mereka.

Namun Rossi pun membeberkan alasannya mengapa masih ragu-ragu menentukan langkah.

"Jika saya membalap, saya akan memberikan 100 persen. Saya akan membalap jika saya tahu bahwa saya bisa kompetitif dan bersaing untuk posisi podium," tutur pebalap berusia 41 tahun itu menambahkan.

Akibat kompetisi yang mandek rencana Rossi untuk mengevaluasi performanya juga tak bisa berjalan. Pun demikian, ia juga diburu waktu terutama oleh Petronas Yamaha SRT yang harus segera mendapatkan kepastian untuk susunan timnya musim depan.

Rossi pun mengaku kebingungan dengan situasi ini, bahkan pebalap berusia 41 tahun ini mengaku setidaknya lebih dari 10 kali sehari berpikir soal masa depannya dengan tim Petronas Yamaha SRT.

"Saya tidak pernah menghitungnya, tetapi ada banyak, berkali-kali. Saya sering berpikir soal keputusan saya, apakah saya akan tetap membalap atau lebih baik berhenti. Jadi, lebih dari 10 kali saya pikir," tandasnya.

Selain itu, penghambat negosiasi Rossi dengan Petronas SRT adalah rencana The Doctor untuk memboyong seluruh kru yang telah menemaninya lebih dari dua dekade. Namun di sisi lain Petronas SRT menolak perombakan kru besar-besaran.

Artikel Tag: Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, MotoGP 2021

1566  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini