Repsol Honda Akui Kewalahan Jalani Musim 2020 Yang Penuh Bencana

Penulis: Viggo Tristan
Rabu 24 Feb 2021, 19:17 WIB
Repsol Honda akui tahun 2020 berjalan sangat sulit.

Repsol Honda begitu kewalahan jalani musim 2020 yang penuh bencana.

Berita MotoGP : Manajer Repsol Honda yaitu Alberto Puig mengakui jika perjalanan MotoGP musim 2020 lalu sangatlah buruk dan tidak sesuai ekspetasi. Selain terganggu akibat pandemi Virus Corona, pihak tim juga harus berjuang keras tanpa Marc Marquez yang mengalami cedera lengan di seri perdana.

Pada mulanya, jadwal musim harus diubah oleh Dorna Sports akibat Virus Corona yang terus merebak. Persiapan tim menjadi terganggu dan fokus mereka buyar seketika. Belum selesai masalah Virus Corona, Marc Marquez selaku pebalap andalan mereka mengalami cedera lengan yang parah di seri perdana. Marquez lantas harus absen hingga penghujung musim.

Hal ini membuat Repsol Honda harus berjuang dengan Alex Marquez yang masih berstatus rookie, serta Stefan Bradl yang belum siap menjalani balapan hampir sepanjang musim penuh. Perolehan poin mereka tergolong sedikit sehingga membuat Puig kecewa berat. Ia kemudian menjadikan pengalaman pahit tersebut sebagai pelajaran berharga agar bisa bangkit di tahun 2021 kali ini.

"Situasi musim lalu memang sulit. Tidak hanya untuk kami tetapi juga untuk tim lain secara umum. Kami tahu bahwa segala hal bisa terjadi di dunia balap tetapi pandemi benar-benar mengubah hidup kita. Repsol Honda mengalami awal musim yang sangat buruk, terutama karena kami kehilangan pembalap terbaik dan juara kami," ucap Puig.

"Namun, orang bijak akan berusaha mengubah masalah menjadi kesempatan untuk belajar. Itulah yang kami lakukan musim lalu. Kami akan menunjukkan perkembangan kami di musim yang baru. Itu yang menjadi tujuan kami," tambahnya.

Artikel Tag: repsol honda, motogp

409  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini