MotoGP Indonesia Hanya Jadi Cadangan, Begini Komentar Kemenpora

Penulis: Senja Hanan
Sabtu 07 Nov 2020, 22:59 WIB
MotoGP Indonesia hanya dijadikan cadangan oleh Dorna Sports. (ANTARAFOto)

MotoGP Indonesia akan berlangsung di Sirkuit Mandalika. (ANTARAFOto)

Berita MotoGP: Dorna Sports telah merilis jadwal sementara MotoGP 2021. Sayangnya, MotoGP Indonesia hanya menjadi cadangan. Oleh karena itu, Kemenpora minta Mandalika Grand Prix Association (MGPA) untuk berkomunikasi dengan pemerintah.

“Kami hanya dapat laporan dari Mandalika kalau mereka bersyukur sudah muncul timeline-nya. Tapi saya mohon juga nanti laporan kepada yang paling utama kantornya Pak Luhut (Kemenko Kemaritiman dan Investasi) kemudian tempatnya Pak Wishnutama (Kemenparekraf) karena leading sector-nya bukan Kemenpora,” kata Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, sebagaimana diberitakan Antara,

Menurut jadwal sementara yang dirilis Dorna Sports, akan ada 20 seri balapan dalam kalender sementara MotoGP 2021, dan MotoGP Indonesia masuk daftar reserve venue bersama tiga sirkuit lain.

Di sisi lain, MGPA mengklaim bahwa status reserve itu bermakna reserve date sehingga Indonesia diberikan perlakuan khusus untuk menentukan waktu balapan di MotoGP 2021.

Oleh karena itu, Gatot juga meminta kepada MGPA untuk memastikan terkait status Mandalika di MotoGP 2021. Apalagi berdasarkan catatan Dorna, Sirkuit Mandalika masih harus membutuhkan homologasi oleh FIM.

“Sambil dijelaskan konotasi cadangan itu real-nya seperti apa. Kalau kata pihak Mandalika mereka mengatakan boleh memilih waktu. Tapi kalau memang itu betul, ya kita senang,” tutur sekretaris Kemenpora itu.

“Tapi sejauh ini kan yang harus kita pegang omongannya Dorna kan,” tambah dia.

Selain memastikan makna status cadangan, Gatot juga meminta agar MGPA bisa memberikan perbandingan apakah kejadian serupa berupa “perlakuan khusus” menentukan waktu dalam menggelar balapan pernah terjadi sebelumnya.

“Syukur kalau ada komparasi, dulu pernah tidak ada kejadian seperti itu,” pungkas dia. Sebelumnya, MGPA memberikan pernyataan bahwa Indonesia diberikan perlakuan khusus di mana Indonesia bisa menentukan sendiri waktu penyelenggaraan MotoGP 2021.

“Reserve date memang tidak umum, hanya negara tertentu yang bisa mendapat perlakuan khusus ini. Situasi dunia akibat pandemi COVID-19 masih belum bisa diprediksi enam bulan ke depan."

Dengan adanya reserve date, Indonesia akan memiliki waktu yang fleksibel untuk melihat apakah tanggal tersebut nantinya akan sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada,” demikian pernyataan MGPA dalam rilisnya.

Artikel Tag: MotoGP Indonesia, kemenpora

3014  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini