Melempem di Paruh Pertama, Bos Honda Akui Pebalapnya Sulit Kendalikan Motor

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 13 Jul 2021, 20:40 WIB
Honda, Marc Marquez

Marc Marquez

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP:  Bos Honda, Alberto Puig mengungkapkan bahwa hasil buruk yang ditorehkan timnya di paruh pertama MotoGP 2021 disebabkan karena pebalapnya sulit menaklukkan motor RC213V.

Sembilan balapan yang telah bergulir di musim 2021 tak berjalan sesuai keinginan Honda, meski Marc Marquez sukses meraih kemenangan di MotoGP Jerman. Sang prinsipal, Alberto Puig merasa para pebalapnya harus beradaptasi lebih baik lagi dengan motor RC213V agar memenuhi harapan para petinggi pabrikan asal Jepang itu.

Ia juga menyadari bahwa mereka tak bisa mengandalkan Marquez yang saat ini masih dalam proses pemulihan usai mengalami cedera patah lengan.

Rekan setim Marquez, Pol Espargaro, belum mampu menunjukkan performa terbaiknya di atas motor RC213V. Eks pebalap KTM itu menjelaskan bahwa waktu pengenalan motor yang singkat membuatnya kesulitan beradaptasi dengan gebaran barunya tersebut.

Pebalap tim satelit, Alex Marquez juga belum memperlihatkan peningkatan besar pada tahun ini. Sedangkan tandemannya, Takaaki Nakagami mulai memperlihatkan kenyamanannya di atas motor, namun masih kesulitan untuk tampil konsisten.

“Secara keseluruhan, paruh pertama musim ini tak berjalan baik bagi kami. Anda bisa melihat dari hasil akhirnya,” kata Puig dilansir dari Motorsport.com.

“Kami tidak menyangka Marc tak bisa tampil sejak musim dimulai sesuai harapan kami. Tapi, dia juga tidak bisa berbuat banyak karena masih terkendala cedera,” ia menjelaskan.

“Pol yang merupakan pebalap baru kami juga kesulitan untuk beradaptasi dengan motor, dan motor kami kami juga memiliki kelemahan. Alex dan Takaaki juga alami kesulitan. Jadi, tidak realistis untuk berbicara tentang hal bagus di paruh pertama musim ini,” tambahnya.

Kendala utama para pebalap Honda sendiri disebabkan karena motor RC213V dikenal memiliki karakter yang agresif dan sulit dikendalikan.

Sejauh ini, hanya Marc Marquez yang mampu memaksimalkan potensi motor. Tahun lalu, adiknya, Alex Marquez, memberikan kejutan sekaligus harapan bagi Honda setelah merengkuh dua podium secara beruntun.

Sayang, ia tak mampu mengulang kesuksesannya tersebut pada musim ini meski dibekali motor yang tak jauh berbeda.

“Di satu sisi, kami bisa mengatakan proses dalam memahami motor kami jadi masalah utama, dan itu membuat pebalap kami kesulitan mengeluarkan potensi mereka,” ujar Puig.

“Hal ini juga berlaku bagi Marc yang meraih kemenangan di Sachsenring. Kemenangan ini juga memberikan kesan yang kuat dan bagus bagi kami, karena dia juga menunjukkan kepada kami di mana posisi kami berada saat ini,” imbuhnya.

“Jadi, kami tidak bisa mengatakan bahwa sejauh ini berjalan baik-baik saja. Tapi kami sedang dalam proses memperluas pemahaman kami, dan itu mungkin hal yang paling positif pada paruh pertama musim ini,” ia menuturkan.

Puig pun menuntut seluruh pebalap Honda, mekanik dan teknisi dapat meningkatkan kinerja mereka di paruh kedua musim 2021 demi mencapai tujuan mereka.

“Ini bukan tentang keyakinan, kami memang harus berkembang. Itu sebuah keharusan karena kami tidak memiliki banyak pilihan. Itulah yang kami coba lakukan, kami akan meningkatkan motor dan pebalap kami juga akan membuat langkah maju,” tukasnya.

Artikel Tag: Honda, MotoGP 2021

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/melempem-di-paruh-pertama-bos-honda-akui-pebalapnya-sulit-kendalikan-motor
544  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini