Untuk Ulangi Kesuksesan US Open Di French Open, Thiem Lihat Tantangan Besar

Penulis: Dian Megane
Sabtu 26 Sep 2020, 21:06 WIB
Dominic Thiem akan berusaha mengulangi kesuksesan US Open 2020 di French Open

Dominic Thiem ketika melakoni sesi latihan di French Open 2020

Berita Tenis: Dominic Thiem berharap bisa mempertahankan momentum positif yang mengantarkannya memenangkan US Open dua pekan lalu di French Open musim ini.

Thiem yang melaju ke final French Open dalam dua musim terakhir, mengungkapkan, “Saya merasa luar biasa ketika tiba di sini, karena saya telah mencapai salah satu tujuan besar saya. Di satu titik, apapun yang saya dapatkan saat ini terasa seperti bonus. Di sisi lain, saya ingin melakukan yang terbaik di setiap turnamen yang saya lakoni, terutama di sini, di Roland Garros, di mana saya melalui empat musim yang menakjubkan dengan dua semifinal dan dua final.”

“Saya sangat menyukai kondisi di sini. Saya mencintai keseluruhan Grand Slam ini. Pada sesi latihan pertama di sini, saya langsung merasa luar biasa dengan kondisinya, dengan clay-court, dengan Stadion Suzanne Lenglen. Saya mencoba untuk tidak terlalu banyak memikirkan tentang US Open, tetapi melihat Grand Slam ini sebagai turnamen yang baru, sebagai tantangan baru. Tampil sebaik mungkin dari poin pertama.”

Petenis berkebangsaan Austria hanya memiliki waktu singkat untuk merayakan dan merefleksi kemenangan Grand Slam pertama dalam kariernya usai mengalahkan Alexander Zverev di final US Open pada 13 September lalu.

“Saya tentunya menikmati momen itu di rumah bersama keluarga dan teman,” tambah Thiem.

“Saya mencoba untuk tidak kehilangan semua tensi, mencoba untuk tidak terlalu lama tidak melakukan apapun. Saya tidak melakukan apapun selama tiga atau empat hari, lalu saya mulai berlatih di clay-court. Tetapi saya akan melihat bagaimana saya menangani semua emosi, juga semua tantangan secara fisik yang terjadi di New York. Pada musim-musim sebelumnya, saya tidak terlalu baik dalam melakoni turnamen setelah memenangkan gelar besar seperti di Indian Wells musim lalu atau di Wina. Saya selalu tidak bermain dengan sebaik itu pada pekan selanjutnya. Saya akan berusaha untuk melakukannya dengan berbeda di Paris dan berusaha untuk memperlihatkan permainan terbaik sejak hari pertama.”

Petenis berusia 27 tahun bisa menghuni peringkat 2 dunia jika ia mampu memenangkan gelar French Open, tetapi ia tidak bisa meremehkan juara 12 kali di Grand Slam tersebut, Rafael Nadal yang mencatatkan 93-2 di Roland Garros, Paris.

“Saya pikir ia selalu akan menjadi petenis yang paling difavoritkan ketika ia bertanding, ketika ia sehat dan prima,” tutur Thiem.

“Ia difavoritkan karena pencapaiannya. Ia memenangkannya 12 kali, yang tentunya menakjuban. Ia sejauh ini adalah petenis clay-court terbaik. Tetapi ada beberapa perubahan musim ini. Bolanya sedikit berbeda. Kondisinya bisa hujan lebat, sangat dingin pada akhir September atau awal Oktober. Mungkin itu akan sedikit menyulitkannya.”

“Bagi saya, sama saja. Saya menyukai ketika kondisinya panas, ketika bolanya melambung dnegan tinggi. Mungkin kondisi itu akan sedikit lebih baik bagi Novak.”

Tinggal menghitung hari sampai ia melakoni pertandingan pertama di French Open melawan Marin Cilic, petenis peringkat 3 dunia semakin gelisah.

“Saya harap saya 100 persen siap untuk melakoni pertandingan pertama. Semua itu akan menjadi tantangan besar bagi kami [Thiem dan pelatihnya, Nicolas Massu], bagi semua tim kami. Tetapi mereka hebat. Mereka mempersiapkan saya dengan baik di sepanjang waktu untuk semua turnamen. Jadi, saya harap mereka akan melakukannya lagi di Paris.”

Artikel Tag: Tenis, French Open, US Open, Dominic Thiem

1125  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini