Stefanos Tsitsipas Berharap Larang Rafael Nadal Bermain Di Turnamen Ini

Penulis: Dian Megane
Senin 11 Jan 2021, 18:03 WIB
Dominasi Rafael Nadal [kanan] di French Open menjadi mimpi buruk bagi lawan-lawannya

Rafael Nadal [kanan] dan Stefanos Tsitsipas [kiri] usai lakoni fase grup ATP Finals 2020

Berita Tenis: Tidak ada petenis yang benar-benar mendominasi satu lapangan seperti yang bintang tenis Spanyol, Rafael Nadal lakukan di atas clay-court.

Baru-baru ini, petenis berkebangsaan Yunani, Stefanos Tsitsipas melemparkan candaan melalui Twitter tentang sang raja clay-court.

Bintang tenis Spanyol sampai saat ini telah mengantongi 13 gelar French Open, pencapaian yang menjadi rekor tersendiri dalam satu Grand Slam saja. Selain itu, ia juga mendominasi sejumlah turnamen clay-court dengan memenangkan 11 gelar Monte Carlo Open, 11 gelar Barcelona Open, dan 9 gelar Italian Open.  Semua angka tersebut juga menjadi jumlah gelar tertinggi dalam sebuah turnamen di Open Era.

Sementara para pengggemar menginginkan hal lebih dan lebih dari petenis yang telah memenangkan 20 gelar Grand Slam, ia menjadi mimpi buruk bagi petenis lain di turnamen clay-court. Jadi, ketika seorang penggemar bertanya kepada Tsitsipas tentang satu hal yang ia ingin larang untuk selamanya, juara ATP Finals musim 2019 tahu betul apa yang ingin ia larang.

Petenis berusia 22 tahun telah menghadapi petenis berusia 34 tahun dalam tiga kesempatan di turnamen clay-court, tetapi tidak pernah di French Open. Dalam tiga kesempatan tersebut, petenis berkebangsaan Yunani berhasil mengalahkannya satu kali di semifinal Madrid Open musim 2019.

Namun, dunia tenis menyadari betul kemampuan tidak terelakkan petenis peringkat 2 dunia di atas lapangan merah yang ia cintai. Meski telah menginjak usia 34 tahun, ia berhasil mempertahankan gelar French Open dalam empat musim terakhir.

Tsitsipas yang menjadi pesaing dalam memenangkan gelar Grand Slam memahami betul ancaman terbesarnya di Roland Garros, Paris. Jadi, ketika ia ditanya apa satu hal yang ingin ia larang, ia menjawab, “Rafa bermain di French Open.”

Sebelumnya, petenis peringkat 4 dunia, Daniil Medvedev menyuarakan candaan dengan makna yang hampir sama. Dalam sebuah video, diperlihatkan ketika Nadal memenangkan French Open musim 2050 dan juara ATP Finals musim 2020 asal Rusia pun berharap bisa memenangkan satu pertandingan di Roland Garros pada saat itu.

Petenis berkebangsaan Yunani dan petenis berkebangsaan Spanyol terakhir bertemu di fase grup ATP Finals musim 2020 yang dimenangkan petenis berkebangsaan Spanyol.

Kedua petenis tampaknya berpeluang bertemu untuk kali pertama pada musim 2021 di ATP Cup. Karena mereka akan bermain demi negara masing-masing, pertarungan mereka diharapkan bisa menaikkan level kompetitif pada musim 2021.

Spanyol merupakan runner up ATP Cup musim 2020, sementara Yunani gagal memenangkan satu kemenangan pun melawan negara yang berada di grup yang sama dengan mereka. Hal yang menarik adalah baik Nadal mau pun Tsitsipas dikenal sebagai petenis yang akan berjuang sampai nafas terakhir mereka.

Artikel Tag: Tenis, French Open, Rafael Nadal, Stefanos Tsitsipas

1164  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini