Naomi Osaka Minta Maaf Atas Insiden Usai Final Australian Open 2021

Penulis: Dian Megane
Minggu 28 Feb 2021, 21:43 WIB
Naomi Osaka [kiri] menangkan gelar Australian Open untuk kali kedua pada musim 2021

Naomi Osaka [kiri] dan Jennifer Brady [kanan] usai final Australian Open 2021

Berita Tenis: Petenis peringkat 2 dunia, Naomi Osaka memenangkan gelar Australian Open musim 2021 usai mengalahkan petenis AS, Jennifer Brady di partai puncak.

Petenis berkebangsaan Jepang pun kini mengantongi empat gelar Grand Slam. Ia satu-satunya petenis bersama Roger Federer dan Monica Seles yang memenangkan empat final Grand Slam pertama dalam karier mereka. Berkat kemenangan Australian Open musim ini, ia naik satu peringkat ke peringkat 2 dunia dan melengserkan petenis yang telah mengoleksi dua gelar Grand Slam asal Rumania, Simona Halep.

Akan tetapi, ada momen yang cukup menghibur di partai puncak Australian Open musim ini. Ketika melakukan sambutan pada upacara penyerahan trofi, petenis berusia 23 tahun bertanya kepada Brady apakah ia lebih memilih dipanggil Jennifer atau lebih baik dipanggil Jenny.

Petenis AS pun menjawab bahwa ia lebih senang dipanggil Jenny. Setelah semua percakapan singkat tersebut, mantan petenis peringkat 1 dunia kembali berbicara dan memanggil Brady dengan Jennifer, yang berubah menjadi hal yang cukup menghibur.

Secara alami, dengan kekuatan media sosial dan internet saat ini, hanya tinggal masalah waktu sebelum bintang tenis Jepang menyadari kesalahannya tersebut.

Setelah insiden tersebut, juara Australian Open musim 2019 menuliskan sebuah ciutan melalui Twitter, “SMH” (shaking my head), yang biasanya digunakan untuk menyampaikan kekecewaan atau ketidaksetujuan.

Osaka bahkan mengatakan, “Saya keluar untuk mengatakan bahwa saya tidak bermaksud seperti itu, itu sama sekali tidak disengaja. Saya pikir saya mengatakan Jenny, tetapi saya mengatakan Jennifer, saya minta maaf.”

Sementara itu, dalam perjalanan memenangkan gelar Australian Open musim ini, petenis berusia 23 tahun kembali mengalahkan idola masa kecilnya, Serena Williams – ia juga mengalahkan Williams di final US Open musim 2018 – di semifinal dengan dua set langsung, yang tentunya menyebabkan kekecewaan bagi Williams.

Bahkan di babak keempat, petenis peringkat 2 dunia harus mengamankan peluang match point sebelum menumbangkan petenis yang telah mengantongi dua gelar Grand Slam, Garbine Muguruza.

Osaka dijadwalkan akan kembali berkompetisi di Miami Open setelah turnamen di Indian Wells kembali ditunda. Kedua turnamen terpaksa dibatalkan pada musim lalu akibat pandemi COVID-19 yang kala itu mulai merajalela.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Naomi Osaka, Jennifer Brady, Serena Williams

8643  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini