Bintang Lari Dunia: Tidak Lari, Tidak Ada Uang

Penulis: Akmal Saputra
Rabu 05 Agu 2020, 14:45 WIB
Bintang Lari Dunia: Tidak Lari, Tidak Ada Uang

Dai Greene pada 2011/image: BBC

Atlet lari gawang 400m Dai Greene mengungkapkan keluh kesahnya terkait kehidupannya selama masa pandemi virus corona yang membuat seluruh kompetisi atletik tidak digelar. Greene bahkan secara gamblang membuka kesulitan ekonominya karena hal tersebut.

Berbicara kepada BBC, Greene mengakui kurangnya acara kompetitif karena dampak virus corona telah menyebabkan masalah keuangan bagi sebagian besar atlet.

"Itu sulit, saya mendapatkan cukup banyak uang dari lari (kompetisi) dan lari bukan sesuatu yang bisa kita lakukan saat ini. Saya telah melakukan penampilan dan pembicaraan, hal-hal seperti itu yang lagi-lagi adalah sesuatu yang belum dapat saya lakukan," kata dia.

"Saya tahu saya bukan satu-satunya orang yang berada dalam situasi seperti ini, tetapi itu sulit dan akan sulit untuk enam bulan ke depan," sambungnya.

Greene sebenarnya telah berharap akan dapat bersaing bulan ini untuk Inggris di Olimpiade Tokyo, namun pesta olahraga yang memainkan banyak cabang itu telah dijadwalkan kembali untuk 2021.

Greene dalam waktu dekat akan berusia 35 tahun dan itu juga akan jadi 10 tahun sejak ia memenangkan gelar juara dunia lari gawang 400m di Korea Selatan.

"Saya berusia 34 tahun sekarang, saya memiliki tahun pelatihan yang baik dan saya seharusnya berada di Tokyo untuk bertanding di Olimpiade," sebut Greene.

"Ini pil yang sulit untuk ditelan, tetapi pada saat yang sama saya merasa seperti kebanyakan atlet bahwa tidak melakukan dan menunda itu adalah keputusan yang tepat. Ini hanya mengecewakan, tetapi mengingat semua yang terjadi di dunia saat ini dapat dimengerti," ujarnya.

Dalam periode enam belas bulan 'emas' antara 2010 dan 2011, Greene telag memenangkan gelar Dunia, Eropa, Liga Berlian dan Persemakmuran di acara tersebut. Selain memenangkan acara tersebut sebagai bagian dari Kejuaraan Tim Eropa dan Piala Kontinental IAAF.

Ia adalah pria Inggris tercepat kedua di lari gawang 400m, di belakang pemegang rekor Inggris, Kriss Akabusi .

"Saya menyukai apa yang saya lakukan, suka lari (kompetisi) ... secara fisik hanya (diragukan) apakah tubuh saya dapat mempertahankannya selama 12 bulan. Tapi saya masih menginginkannya sama seperti yang saya lakukan ketika berumur 21 tahun," pungkasnya.

Artikel Tag: Atletik, Lari Gawang, Dai Greene

674  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini