Petronas SRT Tolak Perombakan, Rossi-Quartararo Kompak Boyong Seluruh Krunya

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 16 Mei 2020, 20:30 WIB
Petronas SRT Tolak Perombakan, Rossi-Quartararo Kompak Boyong Seluruh Krunya

Valentino Rossi dan Fabio Quartararo

Berita MotoGP: Fabio Quartararo dan Valentino Rossi kompak ingin memboyong kru masing-masing pindah tim, namun di sisi lain Petronas SRT menolak untuk melakukan perombakan tim.

Bisa dibilang Fabio Quartararo dan Valentino Rossi kini sedang bertuar tempat, El Diablo menuju tim pabrikan Yamaha musim depan, sementara Rossi berpeluang besar akan berlabuh ke tim Petronas Yamaha SRT.

Razlan Razali selaku Bos Tim Petronas SRT mengaku enggan melakukan perombakan besar pada kru timnya, akan tetapi kedua rider tersebut berencana memboyong sebagian besar krunya pindah tim,

Apalagi Rossi diketahui telah bekerja sama dengan krunya sejak lama. Sejak turun di kelas tertinggi (GP500/MotoGP), Rossi dikenal sebagai rider pertama yang memboyong semua anggota krunya ketika pindah tim. Hal ini ia lakukan saat pindah dari Honda ke Yamaha (2004), Yamaha ke Ducati (2011), dan Ducati ke Yamaha (2013).

Razali sendiri menyatakan bahwa pihaknya bertekad memberikan 'toleransi' kepada Rossi untuk membawa 2-3 orang krunya saja jika benar bergabung dengan SRT.

The Doctor diperkirakan hanya membawa sang crew chief, David Munoz; sang teknisi data, Matteo Flamigni; dan mekaniknya yang setia, Alex Briggs. Sementara masa depan ketiga mekanik lainnya, Bernard Ansiau, Brent Stephens, dan Mark Elder, masih belum diketahui.

"Kami sudah tegaskan kepada Yamaha bahwa di Petronas, kami punya tim teknis sendiri, dan kami memilih untuk tidak merombak struktur tersebut. Jelas hanya 2-3 teknisi Vale yang akan bergabung dengannya, tapi kami masih harus bicara dengannya," ujar Razali kepada Motorsport.com.

Namun hal ini bertolak belakang dengan keinginan Quartararo. Melalui GPOne, rider asal Prancis itu mengaku ingin membawa seluruh krunya di SRT saat ini menuju Monster Energy Yamaha tahun depan.

"Ini adalah hal masih harus kami bicarakan, karena ini masih terlalu dini. Tapi saya ingin membawa para teknisi saya karena saya punya hubungan yang baik dengan mereka," tutur Quartararo.

Jika rencana ini disetujui maka El Diablo berkesempatan untuk memboyong insinyur elektronik, Pablo Guillem serta para mekanik Achim Kariger, Daniele Grelli, Robin Spijkers, dan Martin Zabala dan sang crew chief, Diego Gubellini, yang sukses membantu Franco Morbidelli menjuarai Moto2 2017.

Artikel Tag: Valentino Rossi, Fabio Quartararo, yamaha

22231  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini