Mulai Kembangkan Mesin Sendiri, Bos McLaren Beri Saran untuk Red Bull

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 01 Mei 2021, 23:45 WIB
Red Bull

Penampilan Red Bull di GP Emilia Romagna

Berita F1: Bos McLaren, Zak Brown, menilai rencana Red Bull untuk mengembangkan mesin sendiri mulai musim depan adalah keputusan berani, ia pun memberikan beberapa saran untuk tim tersebut.

Honda bakal mengambil keputusan untuk mundur dari F1 pada akhir musim 2021. Red Bull Racing selaku pengguna power unit buatan Honda, akhirnya berencana untuk mengambil alih proyek pengembangan power unit pabrikan asal Jepang itu mulai musim depan.

Sebagai rencana jangka panjang, Red Bull berambisi untuk memulai program pengembangan mesinnya sendiri menjelang dijalankannya regulasi baru mulai musim 2025. Investasi yang dilakukan oleh tim yang dipimpin oleh Christian Horner tersebut terbilang cukup besar dan serius. Bukan tanpa alasan, menjadi tim pabrikan sejak awal sudah merupakan target mereka, yang mengakuisisi Jaguar pada akhir musim F1 2004.

Menanggapi hal tersebut, Bos McLaren, Zak Brown menilai bahwa rencana yang dicanangkan oleh Red Bull merupakan rencana yang cukup berani. Ia pun meyakini dengan sumber daya serta komitmen yang dimiliki oleh produsen minuman berenergi tersebut, mereka akan mampu meraih kesuksesan dalam waktu cepat.

"Keputusan yang mereka ambil adalah keputusan yang amat sangat berani. Saya pikir mereka akan cepat meraih sukses, karena meraka adalah organisasi balap yang hebat dan punya banyak sumber daya," jelas Brown seperti yang dikutip dari laman Motorsport.com.

Lebih lanjut, walaupun tim yang bermarkas di Milton Keynes tersebut optimistis bisa dengan cepat meraih sukses, tentunya menjadi tim pabrikan pasti punya resiko tersendiri. Brown pun mengingatkan tim tersebut untuk tetap berpegang teguh pada prinsipnya.

"Jika saja skema pembekuan mesin tidak disetujui, mungkin mereka tidak akan memulai proyek ini, karena menjadi tim pabrikan butuh sumber daya yang sangat besar. Tentu saja ada risiko yang harus dihadapi. Dengan organisasi sebesar itu, memiliki ratusan tenaga kerja, itu akan menjadi pekerjaan yang berat. Tapi, mereka adalah orang-orang bertalenta, dan akan mendatangkan orang-orang baru yang mumpuni,” tutupnya.

Artikel Tag: Red Bull, F1 2021

492  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini