Supardi Lapang Dada Gagal Beraksi Karena Liga 1 2020 Ditunda

Penulis: M. Aldi
Kamis 01 Okt 2020, 18:30 WIB
Kapten tim Persib, Supardi

Supardi

Berita Liga 1 Indonesia : Keputusan PSSI menunda restart Liga 1 2020 banyak menuai kekecewaan. Kapten tim Persib, Supardi Nasir pun tidak menampik ada rasa kecewa yang dia rasakan karena batal beraksi di level kompetitif.

Namun dia juga berusaha berpikir dengan kepada dingin dan memahami situasi yang ada. Saat ini kondisi pandemi masih belum terkendali, dan jumlah warga yang positif covid-19 begitu tinggi. Atas dasar itu pihak kepolisian memutuskan tidak memberi izin dan imbasnya PSSI memilih menunda liga.

Supardi berlapang dada bahwa kompetisi urung digelar pada bulan ini. Bahkan belum ada kejelasan hingga kapan ditunda Liga 1 2020 meski diupayakan mentas pada November. Menurut dia, pemain hanya akan mengikuti apa kata federasi.

"Penundaan kompetisi kita mengikuti yang di atas saja lah. Walaupun sebenarnya bagi pemain tidak ideal apalagi dengan cukup persiapannya, seperti yang sudah kita lakukan sejauh ini," katanya ketika diwawancara melalui pesan singkat.

Pemain senior Persib itu pun mengatakan dia masih optimis kompetisi akan digelar. "Selalu optimistis liga tetap ada dan dilanjutkan walaupun kapan itu ga tau, wallahualam," lanjut pemilik dua trofi liga kasta tertinggi di Indonesia itu.

Supardi juga menegaskan dirinya tetap termotivasi meskipun gagal beraksi pekan ini. Semangat harus tetap membara di dalam diri apapun situasinya. Terlebih kondisi fisik para pemain Persib dituntut untuk tetap prima oleh tim pelatih meski mereka diliburkan satu pekan.

"Motivasi selalu ada. Kita diliburkan itu cuma satu pekan, tapi kita juga tetap harus latihan mandiri. Karena sayang kebugaran kita yang sudah dua bulan ini latihan. Kita jaga sampai ada keputusan liga dilanjutkan atau tidak dan kita jaga motivasi itu," tegasnya.

Respon pesepakbola menyikapi penundaan ini juga beragam. Tidak sedikit yang menunjukan kekecewaan mereka di media sosial dengan nada menyindir. Bek kanan 36 tahun itu pun menilai wajar apa yang dilakukan rekan seprofesinya sebab kompetisi adalah cara mereka mendapatkan pemasukan.

"Manusiawi ya bagi mereka. Karena inilah, liga ini adalah tempat cari nafkahnya para pemain bola, bukan cuma pemain bola saja bahkan, tapi banyak juga yang mencari nafkah di sini," ujarnya.

"Karena bagaimanapun berasa efeknya, sebagai pemain bola kalau liga dihentikan. Tapi semua itu adalah kembali sama Allah. Ketika sesuatu itu tidak sesuai dengan harapan kita Insya Allah ada hikmahnya," tukasnya.

Artikel Tag: Supard, Persib, Liga 1 2020

623  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini