Budi Ingin Persik Kediri Bermain Lebih Menekan

Penulis: Dayat Huri
Senin 14 Sep 2020, 12:15 WIB
Pelatih Persik Kediri, Budi Sudarsono

Pelatih Persik Kediri, Budi Sudarsono/foto dok Persik

Berita Liga 1 Indonesia: Pelatih Persik Kediri, Budi Sudarsono ingin agar anak asuhnya bermain lebih menekan. Dia tidak ingin para pemain Macan Putih hanya mengandalkan ball possession.

Untuk itu, mantan bomber timnas Indonesia itu terus mengasah permainan timnya agar lebih direct dan banyak memberikan tekanan langsung ke lini pertahanan lawan.

Budi menambahkan, timnya harus bisa bermain cepat terutama di lini serang. Karena jika terlalu lama memegang bola saat terjadi kesalahan dan bola lepas akan berbahaya bagi lini belakang.

"Saya sudah tekankan kepada pemain kalau bermain dari belakang kedepan saya memang kurang begitu setuju. Saya lebih suka bermain dari samping dan banyak memberikan tekanan-tekanan di depan," paparnya seperti dilansir laman resmi Liga Indonesia.

Dia menilai hal itu akan menjadi keuntungan bagi lawan untuk menyerang pertahanan Persik dan mencuri peluang untuk mencetak gol.

"Kalau bermain ball possession kita banyak bermain di lini tengah dan depan kurang begitu agresif. Untuk itu saat bermain ball possession saya minta lini depan untuk bermain cepat dan banyak memberikan tekanan agar tidak hilang momentumnya saat kita menyerang," sambungnya.

Pria yang semasa aktif sebagai pemain dijuluki Si Piton itu menyebut, progres permainan skuatnya sudah mulai membaik dan meningkat pasca dihentikannya kompetisi Liga 1 2020 yang berlangsung cukup lama. Dia menilai Faris Aditama dan kawan-kawan sudah menunjukkan performa yang cukup apik selama latihan.

Waktu yang masih tersisa kurang dari satu bulan sebelum Liga 1 2020 kembali digulirkan pada Oktober nanti akan coba dimaksimalkan Budi Sudarsono untuk terus mengasah kemampuan para pemainnya.

Artikel Tag: budi, persik, Liga 1

636  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini