Arrigo Sacchi Tentang Maurizio Sarri: 'Ke Juventus Sama Saja Bunuh Diri'

Penulis: Rei Darius
Senin 12 Okt 2020, 11:00 WIB
Maurizio Sarri sudah diramalkan gagal di Juventus.

Maurizio Sarri gagal di Juventus (Image: Getty)

Berita Liga Italia: Mantan pelatih AC Milan dan timnas Italia, Arrigo Sacchi, sudah memperingatkan sejawatnya, Maurizio Sarri, untuk tidak menerima tawaran Juventus tahun lalu, karena itu sama saja seperti bunuh diri.

Pada musim panas tahun lalu, Bianconeri memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Massimiliano Allegri, yang telah menjabat di kursi kepelatihan selama lima tahun terakhir, dan menunjuk Sarri, yang baru saja sukses mengantarkan Chelsea menjadi juara Liga Europa.

Manajemen Juventus berharap agar Sarri bisa membawakan ide yang lebih segar terhadap permainan Cristiano Ronaldo dan kolega. Pada akhirnya, mereka mengharapkan trofi di kancah Eropa setelah gagal mencoba selama bertahun-tahun bersama Allegri.

Namun demikian, Maurizio Sarri hanya mampu membawa Si Nyonya Tua berlaga hingga babak 16 besar dan klub pun memecatnya pada akhir musim lalu, dengan membawa Andrea Pirlo—pelatih tanpa pengalaman—untuk menggantikannya.

Arrigo Sacchi merupakan salah satu pelatih ikonik, paling legendaris di sepak bola Italia, karena berhasil mempersembahkan dua trofi Liga Champions dan sebuah Scudetto untuk Milan di pengujung dekade 80-an silam. Ia juga mengantarkan timnas Italia mencapai final Piala Dunia 1994, sebelum kalah dari Brasil lewat adu penalti.

Dia tahu betul bagaimana tekanan bekerja, apalagi di Juventus, dan ia sudah memperingatkan Sarri bahwa pergi ke Turin adalah tindakan bunuh diri, karena skuat tersebut tidak akan cocok dengan gaya permainannya.

"Saya langsung mengatakan kepadanya bahwa itu adalah bunuh diri, karena mustahil para pemain tersebut bisa cocok dengan permainannya," kata Sacchi, dilansir dari Football Italia.

"Dia tidak beruntung karena mendapatkan pneumonia pada pramusim, yang meminimalisir waktunya untuk menularkan ide kepada tim pada pekan-pekan penting sebelum musim dimulai."

Kini bersama Pirlo, Bianconeri telah memainkan dua laga dan menghasilkan empat poin dari dua pertandingan itu. Yang pertama berakhir dengan manis, yaitu kemenangan 3-0 atas Sampdoria.

Namun yang kedua berjalan dengan lebih tegang, karena mereka tertinggal dua kali dan hampir kalah kontra AS Roma karena harus bermain dengan 10 orang sejak Adrien Rabiot dikartu merah. Beruntung, Cristiano Ronaldo muncul sebagai pahlawan, dengan mencetak dwigol lewat eksekusi penalti dan tandukannya, untuk mengamankan hasil imbang 2-2.

Artikel Tag: Maurizio Sarri, Juventus, Arrigo Sacchi

2209  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini