Bucks Melempem di Awal Musim, Giannis Antetokounmpo Berharap Satu Hal

Penulis: Viggo Tristan
Sabtu 06 Nov 2021, 17:55 WIB
Giannis Antetokounmpo sebut rebound sebagai kelemahan terbesar Bucks.

Giannis Antetokounmpo ingin Milwaukee Bucks benahi kelemahan di sektor rebound. (Gambar: EssentiallySports)

Ligaolahraga.com -

Berita Basket NBA : Pebasket Milwaukee Bucks yaitu Giannis Antetokounmpo mengeluhkan satu hal dari performa timnya yang kurang optimal di awal musim kali ini. Ia merasa Bucks butuh bigman untuk merebut banyak rebound.

Dalam pertandingan terakhir melawan New York Knicks, Milwaukee Bucks lagi-lagi harus menelan kekalahan pahit. Sempat unggul sejauh 21 poin, Bucks gagal mempertahankan permainan apiknya dan tumbang dengan skor akhir 98-113. Menanggapi kekalahan yang memalukan itu, Giannis Antetokounmpo selaku pemain kunci Bucks mengeluhkan satu hal. Ia merasa Bucks kalah di sektor rebound karena ditinggal oleh Brook Lopez.

Brook Lopez sudah absen dalam delapan pertandingan beruntun karena mengalami cedera punggung. Absennya Lopez rupanya memberi pengaruh besar terhadap permainan Bucks. Tim asuhan Mike Budenholzer itu kekurangan bigman yang bisa meraih rebound dalam jumlah banyak. Ketika kalah dari Knicks, Bucks hanya bisa mengumpulkan 37 poin. Angka ini berbeda jauh dengan Knicks yang tampil agresif hingga meraih 59 rebound.

Dengan absennya Lopez, Antetokounmpo memang diplot sebagai center oleh Budenholzer. Meskipun postur tubuhnya tinggi, tetapi Antetokounmpo biasanya tidak bertugas mengumpulkan rebound. Ia lebih suka menjadi ujung tombak tim dalam mencetak angka.

Jika dihitung secara keseluruhan, performa Bucks di musim ini memang menurun jauh. Dari sembilan laga yang sudah dijalani, Bucks hanya bisa mengumpulkan empat kemenangan saja. Mereka harus tertahan di peringkat 10 klasemen sementara konferensi timur NBA.

Artikel Tag: Giannis Antetokounmpo, Milwaukee Bucks, NBA

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/bucks-melempem-di-awal-musim-giannis-antetokounmpo-berharap-satu-hal
463  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini