Bos LCR Mengaku Malu Honda Dikalahkan oleh Ducati di MotoGP 2021

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 18 Jan 2022, 11:20 WIB
Honda, Marc Marquez

Alex Marquez

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Bos LCR, Lucio Cecchinello, mengungkapkan bahwa Honda sudah melakukan yang terbaik sepanjang MotoGP 2021 meski pada akhirnya mereka dikalahkan oleh Ducati.

Direktur LCR, Lucio Cecchinello, berusaha mengevaluasi raihan timnya di kejuaraan MotoGP 2021 demi menjalani musim yang lebih baik bersama dua pebalapnya, Alex Marquez dan Takaaki Nakagami, di MotoGP 2022. Cecchinello pun tak menyangkal bahwa tahun lalu merupakan periode yang berat untuk mereka.

“Mungkin 2021 adalah tahun kedua atau ketiga yang paling rumit bagi tim saya,” katanya dilansir dari Moto.it.

“Sumber daya manusia kami terbatas dibandingkan tim resmi (Repsol Honda). Kami mengubah struktur dengan membuat sosok baru, direktur teknik umum, yang bertugas mengumpulkan semua informasi dari manajer teknik Nakagami serta Marquez. Itu pertukaran informasi secara real time,” ia mengimbuhkan.

Baik Takaaki Nakagami dan Alex Marquez, keduanya mengalami kesulitan sepanjang musim lalu, meskipun mereka sudah dalam perjalanan menuju solusi. Nakagami misalnya, telah berusaha memperbaiki aspek mentalnya.

“Dia harus dibantu untuk mengelola emosinya dengan lebih baik, itu sebabnya kami menyarankannya mencari bantuan guna mengendalikan tekanannya. Dia harus belajar lebih fokus pada apa yang harus dilakukan,” ungkapnya.

Sementara itu, Marquez menegaskan bahwa dirinya harus lebih percaya diri setelah berulang kali mengalami kecelakaan pada MotoGP 2021.

“Dia seorang pekerja keras, dia harus lebih percaya kepada dirinya sendiri,” tutur Cecchinello.

Pria asal Italia itu juga menyinggung perkembangan Honda selama dua tahun terakhir ini, di mana evolusi motor pabrikan asal Jepang itu terhenti akibat pandemi global Covid-19 dan ditambah dengan cedera parah yang dialami Marc Marquez.

“Semua orang menyalahkan HRC (Honda Racing Corporation) karena tidak mengembangkan motornya. Tetapi, saya ingatkan bahwa ketika (Marc) Marquez cedera, dia memberi mereka waktu sebentar. Itu sebabnya HRC merasa motor tidak boleh dikembangkan dan menunggu Marquez kembali,” ucapnya.

“Pekerjaan hebat telah dilakukan hari ini, proyek berkembang, terutama dalam distribusi bobot: RCV sebelumnya sangat tidak seimbang di bagian depan, juga karena keinginan Marquez. Dia bisa mengatasi itu, tetapi RC213V baru punya bobot lebih di belakang dengan ruang yang cukup untuk penyesuaian,” ia menambahkan.

“Dari 2012 hingga 2021, semuanya sangat mirip, dengan beberapa perubahan kecil, (namun) intervensi besar dilakukan untuk 2022. Ini (respons) karena Ducati telah mendorong pabrikan lain untuk membuat revolusi,” jelas Cecchinello.

Sangat jelas bahwa Ducati menjadi pabrikan yang memimpin soal pengembangan di MotoGP. Dalam beberapa musim terakhir, pabrikan asal Borgo Panigale telah memaksa tim lain untuk ‘beraksi bersama’ dengan inovasinya dan selalu selangkah lebih maju.

Hal tersebut menyebabkan persaingan antar pabrikan di MotoGP meningkat, termasuk Honda.

“Sebelumnya kami ‘malu’ jika dikalahkan oleh pabrikan Jepang lainnya, sekarang kalah dari Ducati itu rasanya menyebalkan,” tutupnya. 

Artikel Tag: LCR, Honda, MotoGP 2022, Ducati

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/bos-lcr-mengaku-malu-honda-dikalahkan-oleh-ducati-di-motogp-2021
814  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini