Terancam Dipecat, Sarri Dimintai Keterangan oleh Presiden Juventus

Penulis: Rei Darius
Selasa 11 Feb 2020, 22:30 WIB
Terancam Dipecat, Sarri Dimintai Keterangan oleh Presiden Juventus

Presiden Agnelli dan Maurizio Sarri (Image: Getty)

Berita Liga Italia: Pelatih Maurizio Sarri kabarnya telah memberikan analisanya mengenai situasi yang terjadi di Juventus saat melaksanakan makan malam dengan Presiden Andrea Agnelli dan direktur olahraga Fabio Paratici.

Surat kabar asal Turin, La Stampa, mewartakan bahwa sang juru taktik berusia 61 tahun itu telah melaksanakan pertemuan dengan para petinggi klub setelah menelan kekalahan kedua dalam tiga pertandingan terakhir.

Kekalahan 1-2 dari Hellas Verona pada akhir pekan lalu memberi keuntungan bagi Inter Milan untuk kembali memuncaki klasemen sementara Serie A dan unggul dalam perburuan Scudetto, lantaran skuat asuhan Antonio Conte itu sukses menundukkan AC Milan dengan skor 4-2 di laga Derby della Madonnina.

Di belakang kedua pemuncak klasemen sementara, Lazio membuntuti dengan hanya terpaut satu poin dari puncak klasemen, dan makan malam yang diwartakan oleh La Stampa kabarnya menjadi kesempatan bagi Sarri menjelaskan apa yang terjadi dengan Juventus belakangan ini kepada Agnelli dan Paratici.

Il Bianconeri mengumpulkan sembilan poin lebih sedikit daripada yang dipersembahkan oleh Massimiliano Allegri pada titik yang sama musim lalu dan telah kebobolan 18 kali.

Kabar yang sebelumnya dirilis oleh La Repubblica pada hari Senin (10/2) kemarin mengklaim bahwa Juve bisa memanggil kembali Allegri untuk membantu tim kembali ke trek yang benar, selagi warta dari Inggris kembali mengaitkan sang juara bertahan dengan manajer Manchester City, Pep Guardiola.

Namun demikian, Sarri masih bisa memperbaiki raihan Juventus pada musim ini, dimulai dengan melakoni pertandingan leg pertama semifinal Coppa Italia kontra Milan pada hari Kamis (13/2) mendatang.

Artikel Tag: Maurizio Sarri, Juventus, Andrea Agnelli

2160  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini