Ronald Koeman: Ini Penyebab Luis Suarez Terdepak dari Barcelona

Penulis: Senja Hanan
Selasa 20 Okt 2020, 13:50 WIB
Pelatih Barcelona, Ronald Koeman. (Images: Getty)

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman. (Images: Getty)

Berita Liga Spanyol: Pelatih Barcelona, Ronald Koeman kembali menjelaskan alasan mendepak Luis Suarez. Dia mengatakan bahwa situasi dan kondisi yang membuat Luis Suarez harus pergi meninggalkan Camp Nou di musim 2020-2021 ini.

Pelatih berkebangsaan Belanda itu menyatakan, Barca di matanya sudah harus berbenah secara masif, termasuk melepas pemain yang dianggap sudah tak bisa lagi produktif secara jangka panjang.

"Dia saat itu liburan, yang membuat sejumlah hal jadi rumit. Itulah kenapa saya meneleponnya. Tidak ada cara lain," cerita Ronald Koeman membahas masa depan Suarez di Barca kala itu.

"Lebih baik menyampaikan pesan secara jujur dan jelas. Suarez masih terikat kontrak dan dia bisa memutuskan bagaimana masa depannya," sambung Koeman.

"Akan tetapi, saya yakin, itulah satu-satunya opsi yang paling jelas dalam kasus seperti ini [Suarez pergi]," katanya lagi.

"Sudah jelas bahwa segalanya harus berubah. Klub pun berpikir demikian, begitu pula saya. Baik dalam aspek permainan dan juga skuad. Talenta-talenta seperti Ansu Fati dan Pedri sedang berkembang dengan baik dan Luis Suarez menurut opini saya adalah pemain yang akan bermain sedikit di musim ini," urai Koeman.

Megabintang Barca, Lionel Messi sempat protes terkait keputusan klub dan Koeman dalam mendepak Suarez. Namun sang pelatih yakin, tidak ada dendam yang ditunjukkan sang striker, sementara kedua pihak disebutnya bisa tetap saling menaruh respek.

"Saya memahami kekecewaan itu," lanjut Koeman. "Akan tetapi, ketika Luis meninggalkan kami, dia datang ke ruang latihan kami untuk mengucapkan selamat tinggal kepada staf teknis. Saya kira, dia tidak akan melakukan itu seandainya dia menyalahkan kami," jelasnya. "Saya pikir, kami telah bertindak secara terbuka dan adil," tandasnya.

Artikel Tag: Ronald Koeman, Luis Suarez

2007  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini