Andy Murray Siap Hadapi Laga Brutal Lawan Stan Wawrinka Di French Open 2020

Penulis: Dian Megane
Minggu 27 Sep 2020, 15:10 WIB
Andy Murray [kiri] dan Stan Wawrinka [kanan] usai lakoni semifinal French Open 2017

Andy Murray [kiri] dan Stan Wawrinka [kanan] ketika bertemu di French Open 2017

Berita Tenis: Andy Murray memilih untuk fokus dengan sisi jenaka dari babak pertama French Open musim 2020 yang akan ia hadapi dengan melawan Stan Wawrinka dan keduanya akan bersiap utuk melalui pertarungan sengit lainnya di Roland Garros, Paris.

Petenis berkebangsaan Inggris akan melangkah ke Roland Garros untuk kali pertama sejak kalah lima set dari petenis yang telah mengantongi tiga gelar Grand Slam, Wawrinka di semifinal musim 2017.

“Yang jelas, itu undian pertandingan yang sangat menarik,” aku Murray. “Mungkin akan lebih baik untuk bertanding melawan seseorang yang berbeda di awal turnamen dan mendapatkan peluang untuk membuka jalan demi melangkah lebih jauh di turnamen.”

“Pertandingan yang saya lakoni melawan Stan beberapa musim lalu merupakan salah satu laga yang brutal.”

Mantan petenis peringkat 1 dunia harus melalui laga lima set yang bertahan selama kurang lebih 4 jam 30 menit di French Open musim 2017 melawan Wawrinka, salah satu pemicu masalah pada pinggul yang akhirnya bertahan cukup lama, bahkan mengancam kariernya. Tetapi setelah itu, petenis berkebangsaan Swiss juga sempat menepi dari lapangan untuk menjalani sejumlah operasi lutut.

“Saya tidak tahu bahwa hal tersebut seburuk itu, tetapi pada akhir pertandingan melawan Stan, di set kelima saya berjuang untuk memaksakan servis saya dan menggerakkan forehand saya, dan saya tidak pernah merasakan hal yang sama setelah pertandingan itu,” tambah Murray.

Setelah menjalani sejumlah prosedur pada pinggulnya, juara ATP Finals musim 2016 bertemu Wawrinka di final Antwerp musim lalu yang dimenangkan petenis berkebangsaan Inggris setelah tertinggal satu set, sehingga untuk kali pertama sejak musim 2017, ia berhasil mengangkat trofi kemenangan lagi.

Awal bulan ini, juara Wimbledon musim 2016 berjuang keras untuk bangkit setelah kecolongan dua set demi mengalahkan Yoshihito Nishioka di babak pertama US Open sebelum kalah dari petenis muda Kanada, Felix Auger Aliassime.

Menuju Grand Slam terakhir musim ini, French Open, Wawrinka merupakan petenis unggulan ke-16, sementara petenis berkebangsaan Inggris memerlukan wildcard untuk memasukinya setelah ia saat ini menghuni peringkat 111 dunia.

“Hal yang positif adalah jika anda menang melawan Stan di babak pertama, maka hal itu akan membuka peluang atau anda akan merasa jauh lebih baik. Jadi, kita lihat saja apa yang akan terjadi,” tukas runner up French Open musim 2016, Murray.

Artikel Tag: Tenis, French Open, Andy Murray, Stan Wawrinka

1597  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini