Jorge Lorenzo Akui Pisah dengan Ducati Jadi Awal Kehancurannya

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 04 Feb 2021, 23:59 WIB
Jorge Lorenzo, Ducati

Jorge Lorenzo kala memperkuat skuat Ducati

Berita MotoGP: Jorge Lorenzo menyesal gagal memperpanjang kontraknya bersama Ducati dan lebih memilih hijrah ke tim Repsol Honda pada akhir 2018 silam.

Jorge Lorenzo menjalani babak barunya bersama Ducati di awal musim 2017 usai memutuskan hengkang dari tim Yamaha yang telah membawanya menjadi juara dunia tiga kali.

Selama dua musim memperkuat Ducati, Lorenzo mengalami pasang surut tatkala mengendari motor Desmosedici GP bersama rekan setimnya, Andrea Dovizioso.

Penampilan Lorenzo bersama Ducati pun sebenarnya tidak terlalu buruk, hanya saja dia terlalu lambat dalam beradaptasi dengan kuda besinya. Lorenzo sempat puasa kemenangan dan 'hanya' sanggup meraih tiga hasil podium pada musim pertamanya bersama Ducati.

Namun, rider berjuluk X-Fuera ini perlahan mulai bangkit, meskipun mengalami kesulitan pada awal musim kedua. Situasi tersebut membuat Lorenzo berada dalam tekanan, lebih-lebih nilai kontraknya dengan Ducati terbilang sangat besar.

Lorenzo akhirnya keluar dari Ducati. Ironisnya, pengumuman tersebut dikeluarkan Lorenzo setelah meraih kemenangan perdana dengan Ducati. Ia akhirnya pindah ke Repsol Honda. Sayangnya, keputusannya tersebut malah berbuah petaka.

Pemenang lima gelar juara dunia itu tak sanggup beradaptasi dengan motor Honda. Cedera tulang punggung semakin menghalangi Lorenzo untuk bisa mengulangi performa kompetitifnya.

Lorenzo akhirnya pensiun dari MotoGP pada 2019. Dia mengakhiri kontraknya bersama Honda setahun lebih awal dari kesepakatan semula.

Kepindahan dari Ducati ke Honda menjadi salah satu peristiwa yang disesali Lorenzo dalam karier balapannya. Dalam interviu dengan Corriere dello Sport, ia merasa Ducati akan memperpanjang kontraknya jika dia bisa meraih kemenangan lebih cepat.

Rider asal Spanyol ini pun merasa bahwa dia memiliki kesempatan emas pada balapan MotoGP San Marino 2017. Sayangnya, Lorenzo harus mengakhiri balapan tersebut pada lap keenam setelah terjatuh ketika berada di posisi terdepan.

"Sebuah hal yang selalu saya sesali adalah gagal memenangi balapan di Misano pada 2017, ketika saya memimpin lalu terjatuh," kata Lorenzo, dilansir dari Motosan.

"Saya yakin jika saya memenangi balapan itu saya akan memperpanjang kontrak dengan Ducati pada musim dingin dan mungkin menjadi juara dunia bersama mereka."

"Kesuksesan datang terlambat dan satu-satunya hal yang dapat saya lakukan adalah menemukan tim lain dan itu adalah Repsol Honda. Jika saya memilih Petronas Yamaha SRT, ceritanya akan berbeda," pungkas rider yang telah memilih pensiun pada akhir 2019 lalu ini.

Artikel Tag: Jorge Lorenzo, Ducati

801  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini