Honda dan Yamaha Harus Berani Rogoh Kocek Jika Ingin Kalahkan Ducati

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 01 Des 2022, 10:00 WIB
Honda, Marc Marquez

Marc Marquez

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Valentino Rossi melihat dana serta sumber daya lebih besar membuat Ducati berhasil mendominasi kejuaraan MotoGP hingga mengalahkan Yamaha dan Honda.

Ducati seakan tak terkalahkan sepanjang kejuaraan MotoGP 2022. Selain menyabet titel konstruktor, Francesco Bagnaia mampu mengusir Fabio Quartararo dari takhta juara.

Di sisi lain, rapor Yamaha dan Honda tahun ini banyak dipengaruhi oleh performa individu Fabio Quartararo dan Marc Marquez. Keduanya benar-benar kalah jauh dari Ducati, yang memiliki empat tim berbeda serta menurunkan delapan motor Desmosedici GP.

Berbicara tentang kejomplangan antara ketiga pabrikan di MotoGP 2022, Valentino Rossi pun membeberkan alasannya. The Doctor pun tak menyangkal bahwa perbedaan diantara mereka, terutama Yamaha dengan Ducati, begitu jauh.

“Yamaha selalu fokus pada keseimbangan, tapi sekarang perbedaan antara mesin mereka dan Ducati sangatlah besar,” tuturnya dikutip dari Sky Sport Italia.

“Tapi saya harus katakan bahwa Ducati telah menyebabkan masalah untuk semua orang selama beberapa tahun terakhir,” ia melanjutkan.

Rossi melihat bahwa pabrikan asal Borgo Panigale telah bekerja keras dalam 5-6 tahun terakhir. Hasil manis mulai terasa sejak 2020 silam, dan semakin dominan di musim-musim berikutnya.

Ducati juga terus menaikkan level permainan, sedangkan Yamaha dan Honda masih di situ-situ saja. Namun Rossi menyadari peningkatan kualitas mereka tak lepas dari peran uang.

“Tim asal Jepang harus membuat pilihan karena permainan telah berubah. Mereka membutuhkan lebih banyak uang dan sumber daya. Mereka harus memahami bahwa mereka harus berbuat lebih jika ingin menang,” ujarnya.

Artikel Tag: yamaha, Ducati, Honda, Valentino Rossi, MotoGP 2022

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/honda-dan-yamaha-harus-berani-rogoh-kocek-jika-ingin-kalahkan-ducati
789  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini