Tundukkan Roger Federer Dua Kali Istimewa Bagi Borna Coric, Tetapi . . .

Penulis: Dian Megane
Jumat 27 Mar 2020, 13:00 WIB
Tundukkan Roger Federer Dua Kali Istimewa Bagi Borna Coric, Tetapi . . .

Borna Coric [kanan] ketika menjadi juara di Halle musim 2018 usai mengalahkan Roger Federer [kiri]

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Kroasia, Borna Coric menyatakan bahwa menundukkan Roger Federer sebanyak dua kali terasa istimewa, tetapi momen terbaik dalam kariernya adalah ketika ia membantu Kroasia memenangkan Davis Cup.

Petenis berusia 23 tahun, Coric menaklukkan petenis yang telah mengoleksi 20 gelar Grand Slam, Federer untuk kali pertama pada musim 2018.

Coric secara mengejutkan mampu menumbangkan Federer di final Gerry Weber Open, Halle, turnamen yang telah dimenangkan Federer sebanyak sepuluh kali. Berkat kemenangan tersebut, Coric mengklaim gelar pertama dari turnamen grass-court.

Kemenangan kedua petenis peringkat 33 dunia, Coric atas Federer terjadi beberapa bulan setelah itu, tepatnya Oktober 2018 ketika ia mengalahkan Federer di semifinal Shanghai Masters.

Satu bulan setelah mengalahkan Federer, Coric membantu Kroasia melumpuhkan Perancis di final Davis Cup.

“Dua kemenangan melawan Federer di Halle dan Shanghai adalah hal istimewa, tetapi Davis Cup adalah momen terbaik. Memenangkan Davis Cup selalu menjadi mimpi saya sebagai anak-anak, tetapi saya tidak pernah menduga hal itu bisa terjadi,” ungkap Coric kepada Tennis MAGAZINE.

Sementara itu, sampai saat ini belum ada juara Grand Slam di luar Tiga Besar (Federer, Rafael Nadal, Novak Djokovic) sejak Stan Wawrinka memenangkan US Open musim 2016.

Para petenis yang lebih muda menghadapi kritikan karena masih gagal menciptakan gebrakan melawan Tiga Besar di level terrtinggi. Coric yang pernah menghuni peringkat 12 dunia, menyatakan bahwa ia telah mengerahkan hal terbaik demi mencapai hal yang lebih tinggi.

“Sulit bagi saya untuk menilai apakah petenis lain melakukan semua hal yang tepat. Saya bukan pelatih mereka,” tambah Coric.

“Saya hanya tahu bahwa sikap saya sangat positif dan saya bekerja dengan sangat profesional. Sayangnya, permainan saya masih kurang cukup baik untuk menjadi petenis peringkat 5 besar. Tetapi saya akan melakukan segalanya untuk bisa mencapai posisi itu.”

Artikel Tag: Tenis, davis cup, borna coric, Roger Federer

346  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini