Petra Kvitova Kenang Kembali Serangan Musim 2016

Penulis: Dian Megane
Jumat 08 Feb 2019, 21:51 WIB
Petra Kvitova Kenang Kembali Serangan Musim 2016

Petra Kvitova

Berita Tenis: Di pengadilan yang berlokasi Brno, Ceko, Petra Kvitova bersaksi melawan tersangka yang telah menyerangnya di rumahnya sendiri pada Desember 2016.

Juara Wimbledon sebanyak dua kali, Kvitova mengungkapkan, “Saya menangis, ada begitu banyak darah di mana-mana.”

Kvitova, yang akan menjalani tes obat-obatan saat hari naas tersebut terjadi, mengatakan bahwa tanpa curiga ia membuka pintu terhadap penyerang yang ia sangka sebagai pihak yang akan melakukan tes obat-obatan. Pencuri tersebut mengatakan bahwa ia datang untuk memeriksa apakah sistem air panasnya berjalan dengan baik di apartemennya.

Ketika Kvitova mengantarkannya ke kamar mandi dan mulai menyalakan air panas, si pencuri memegang pisau dan mengancam dengan mengarahkan pisau tersebut ke arah lehernya.

“Saat itu, saya diancam dengan pisau yang mengarah ke leher saya. Tetapi sekarang semuanya telah berakhir,” lanjut Kvitova.

Kvitova kembail ke dunia tenis pada musim 2017 setelah menjalani operasi cukup rumit pada tangan kirinya dan perjuangannya telah menjadi inspirasi bagi semua orang. Ketika pertama kali kembali, hasil yang didapatnya masih belum konsisten, tetapi Kvitova membuktikan diri bahwa ia bisa menjadi petenis top dunia lagi setelah berhasil kembali ke peringkat 10 besar.

Salah satu pencapaian teranyarnya yang menakjubkan adalah ketika Kvitova lolos ke final Australian Open yang berlangsung cukup dramatis melawan Naomi Osaka. Kvitova mengamankan tiga break point di set kedua hingga ia memenangkannya dan memaksakan set ketiga. Di set ketiga, Kvitova tertinggal dan Osaka pun menjadi juara Australian Open musim ini.

Berkat perjalanannya di Australian Open musim ini, peringkat Kvitova naik dan menempati peringkat 2 dunia di belakang Osaka yang menjadi petenis peringkat 1 dunia.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Petra Kvitova

671  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini