Kisah Di Balik Pakaian Yang Dikenakan Serena Williams Di Australian Open

Penulis: Dian Megane
Rabu 10 Feb 2021, 08:36 WIB
Pakaian Serena Williams di Australian Open terinspirasi dari salah satu atlet putri atletik kenamaan

Serena Williams mengenakan pakaian yang menarik perhatian di Australian Open 2021

Berita Tenis: Serena Williams hanya memerlukan waktu 56 menit untuk melalui laga pertama Australian Open, tetapi memutuskan cukup lama tentang pakaian yang akan dikenakannya di Grand Slam tersebut.

Petenis yang telah mengantongi 23 gelar Grand Slam tampil di Australian Open musim ini dengan mengenakan catsuit penuh warna dengan lengan panjang dan berkaki satu yang terinspirasi dari Florence Griffith Joyner.

Joyner masih tetap menjadi atlet putri tercepat dalam sejarah dan memenangkan tiga medali emas di Olimpiade tahun 1988, meski akhir kariernya diselimuti tuduhan – tidak pernah terbuktikan – melakukan doping.

Statusnya di dunia atletik didukung oleh catsuit dan seni cat kuku yang menarik perhatian serta warisan yang tampak dikagumi oleh petenis berusia 39 tahun.

“Saya terinspirasi oleh FloJo, atlet yang luar biasa ketika saya tumbuh besar,” aku Williams.

“Melihat fashionnya, selalu berubah, pakaiannya selalu mengagumkan. Musim ini, kami berpikir hal apa yang bisa kami lakukan untuk mengangkat Serena Williams di lapangan.”

“Tim Nike sebenarnya memikirkan desain ini dengan mengambil inspirasi dari FloJo. Saya lalu berpikir itu adalah hal yang sangat brilian. Dari situ kami memulainya. Tentu kami melakukan beberapa perubahan dan menjadi seperti ini.”

Saat pencariannya untuk gelar Grand Slam ke-24 dalam kariernya masih terus berlanjut, kegemaran mantan petenis peringkat 1 dunia untuk mengenakan pakaian yang penuh kreatifitas di lapangan masih tetap ada. Selama tiga dekade berkiprah di dunia tenis, ia telah memicu cara berpakaian yang melampaui tradisi di dunia tenis. Cape dan rok tutu hanya dua dari contoh pilihan busana terbarunya, tetapi itu semua tidak melebihi substansi.

Bintang tenis AS sebelumnya memilih legging dan lengan panjang karena ia rentan terhadap pembekuan darah. Masalah kesehatan membuatnya hampir kehilangan nyawa dalam dua kesempatan dan yang paling terbaru menyebabkan komplikasi ketika ia melahirkan anak pertamanya pada tahun 2017. Celana ketat dengan kompresi, legging, atau lengan baju telah diaplikasikan untuk membantu aliran darahnya.

Adaptasi yang Williams lakukan telah memunculkan kontroversi, termasuk di French Open musim 2018 ketika ia mulai melakoni Grand Slam setelah melahirkan. Pakaian warna hitam menarik perhatian khalayak luas, bahkan pakaiannya dibandingkan dengan pakaian yang biasanya dikenakan super hero Hollywood. Bahkan presiden federasi tenis Perancis saat itu menyarankan agar menerapkan larangan mengenakan pakaian seperti itu dengan menyatakan, “Seseorang seharusnya menghormati permainan dan tempatnya.”

Artikel Tag: Tenis, australian open, Serena Williams

4978  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini