Ini Bukti Andy Murray Rindukan Australian Open

Penulis: Dian Megane
Senin 25 Jan 2021, 17:44 WIB
Andy Murray lewatkan Australian Open untuk kali kedua secara beruntun

Andy Murray terpaksa lewatkan Australian Open 2021

Berita Tenis: Salah satu petenis terbaik dunia, Andy Murray memenangkan hati penduduk Inggris ketika ia mengklaim gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di US Open musim 2012.

Pencapaian gemilang tersebut mengakhiri penantian selama 76 tahun bagi dunia tenis putra Inggris sejak mantan petenis berkebangsaan Inggris, Fred Perry memenangkan gelar Grand Slam pada musim 1936. Sebelum menjadi juara US Open musim 2012, mantan petenis peringkat 1 dunia telah kalah di empat final turnamen prestisius tersebut.

Petenis berusia 33 tahun tampak kehilangan sentuhan ajaib sejak ia mengalami cedera pinggul. Akibat cedera tersebut, ia harus menjalani operasi yang membuatnya menepi dari dunia tenis untuk waktu yang cukup lama. Sejak musim 2017, ia jarang berkompetisi secara konsisten.

Baru-baru ini, petenis yang telah mengantongi tiga gelar Grand Slam dijadwalkan akan melakukan penerbangan menuju Australia demi berkompetisi di Australian Open. Sayangnya, ia harus mengundurkan diri dari Grand Slam tersebut setelah ia positif terinfeksi COVID-19.

Berdasarkan protokol Australian Open musim 2021, petenis peringkat 123 dunia tidak akan berhasil tiba di sana tepat waktu, terutama untuk menjalani kewajiban karantina selama 14 hari.

Untuk melihat hal lucu dari hal menyedihkan tersebut, Murray membuat sebuah boneka salju dan mengunggahnya melalui akun Instagram pribadinya.

Petenis yang telah memiliki tiga anak menghiasi boneka salju tersebut dengan sebuah tenis raket dan memakaikan topi AMC (Andy Murray Castore). Ia juga menempatkan sebuah bola tenis di tangan boneka salju yang terbuat dari batang kayu.

Ia semakin memperlihatkan kerinduannya terhadap Australian Open dengan menambahkan sebuah masker untuk menutupi boneka salju tersebut dan menuliskan, “Terdepak dari Australian Open.”

Petenis berkebangsaan Inggris sudah pasti melewatkan peluang untuk kembali berkompetisi. Seluruh dunia tenis akan berharap untuk segera melihatnya kembali berkompetisi di level tertinggi, dengan performa terbaik yang pernah ia perlihatkan seperti beberapa musim lalu.

Di sepanjang kariernya, Murray telah menikmati kesuksesan tidak hanya di Grand Slam dan turnamen ATP lain, tetapi juga di ajang olahraga multi internasional, Olimpiade. Sampai saat ini, ia telah mengantongi dua medali emas Olimpiade nomor tunggal yang ia menangkan pada tahun 2012 (London) dan 2016 (Rio de Janeiro).

Artikel Tag: Tenis, australian open, olimpiade, Andy Murray

487  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini