Carloz Alcaraz Akui Tak Pernah Menyukai Kekalahan

Penulis: Dian Megane
Jumat 12 Feb 2021, 10:51 WIB
Carlos Alcaraz terhenti di babak kedua Australian Open 2021

Carlos Alcaraz ketika tampil di babak kedua Australian Open 2021

Berita Tenis: Petenis muda Spanyol, Carlos Alcaraz menyatakan bahwa ia banyak belajar dari penampilannya di Grand Slam untuk kali pertama dalam kariernya.

Melakoni babak kedua Australian Open musim 2021, petenis berusia 17 tahun kalah dari petenis berkebangsaan Swedia, Mikael Ymer dengan 2-6, 6-4, 6-4, 7-6.

“Itu hari yang cukup berat bagi saya,”aku Alcaraz. “Saya tidak pernah menyukai kekalahan. Saya belajar dari pertandingan itu bahwa saya tidak mengatur rasa gugup saya dengan baik. Saya kehilangan kontrol dari servis saya dan saya pikir untuk turnamen selanjutnya, saya akan berusaha untuk fokus di sepanjang waktu. Saya tidak akan mengeluh dan saya akan berpikir saya harus bermain dengan lebih baik ketika beberapa hal tidak berjalan sesuai keinginan saya.”

“Di set pertama ketika ia mematahkan servis saya, saya pikir saya terlalu banyak mengeluh. Lalu saya mematahkan servisnya di game selanjutnya, tetapi saat itu saya ingin memenangkan poinnya dengan satu bola. Saya tidak ingin memainkan poin itu dan saya pikir di level ini anda harus ingin memainkan setiap poin, terutama di momen-momen menyulitkan. Ia memainkan permainan yang benar-benar apik dan ia tampil lebih baik daripada saya di momen-momen krusial.”

Namun, Ymer yang selanjutnya akan menantang petenis unggulan kelima, Stefanos Tsitsipas di babak ketiga Australian Open, melontarkan pujian kepada lawannya.

“Saya pikir ia memainkan permainan yang sangat impresif. Tetapi hal yang membuat saya lebih terkesan, di usianya saat ini, ia berkomitmen untuk memainkan gaya permainannya, tidak masalah berapa pun kedudukannya, bahkan jika ia terpuruk atau unggul,” komentar Ymer tentang Alcaraz.

“Saya pikir ia memiliki potensi besar untuk menjadi masa depan dari olahraga ini. Kesan pertama saya adalah ia pria yang sangat baik. Jadi, saya pikir ia akan menjadi salah satu petenis panutan bagi generasi selanjutnya.”

Alcaraz yang baru menembus peringkat 500 besar pada awal musim 2020, kini menghuni peringkat 141 dunia. Ia akan meninggalkan Melbourne dengan kenangan manis setelah bermain dengan agresif pada laga pertamanya di Grand Slam dan memenangkannya dengan hasil meyakinkan 6-1, 6-4, 6-4 atas Botic Van de Zandschulp.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Carlos Alcaraz, Mikael Ymer

506  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini