Tiga Rider MotoGP Ini Sebut Penalti Crutchlow Sudah Sesuai Aturan

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 12 Apr 2019, 22:30 WIB
Tiga Rider MotoGP Ini Sebut Penalti Crutchlow Sudah Sesuai Aturan

Andrea Dovizioso, Marc Marquez dan Valentino Rossi, dalam konferensi pers usai MotoGP Argentina.

Berita MotoGP: Tiga pebalap top MotoGP menganggap bahwa ride-through penalty yang dijatuhkan kepada Cal Crutchlow usai kontoversi jump start di MotoGP Argentina lalu dibenarkan dan telah sesuai aturan.

Cal Cructhlow melorot drastis ke urutan paling belakang saat tampil di Autodromo Termas de Rio Hondo usai dijatuhi ride-through penalty dari Race Direction. Pebalap LCR Honda itu sendiri akhirnya harus puas finis di urutan ke-13.

Penalti tersebut langsung membuat Crutchlow merasa geram. Ia memprotes Race Direction sambil menjelaskan, gerakan kecil yang dilakukannya terjadi karena menyeimbangkan motor dengan kaki di dalam celah grid.

Akan tetapi, regulasi dengan jelas menyatakan bahwa tidak membolehkan gerakan apa pun saat lampu start padam. Itulah sebabnya mengapa kemudian para pebalap MotoGP membela keputusan Race Direction, meskipun mereka juga mengakui bahwa Crutchlow tak mendapatkan keuntungan apapun dari kejadian tersebut.

“Itu sulit,” ujar Andrea Dovizioso ketika dimintai komentarnya dalam konferensi pers, Kamis (11/4). “Ini akan lucu untuk membahas dalam rapat Komisi Keselamatan.”

“Peraturannya jelas. Dia bergerak sedikit ketika balapan dimulai. Jelas Cal tidak mendapatkan keuntungan apa pun, dan tidak sengaja melakukannya. Tetapi aturan jelas mengatakan, jika Anda bergerak, Anda membuat kesalahan.

“Saya pikir akan sangat sulit untuk menerimanya jika saya adalah Cal. Saya bisa mengerti betapa marahnya dia. Sangat buruk kehilangan balapan seperti ini, benar-benar buruk terutama ketika kecepatanmu bagus,” tutur Dovi.

Pada kesempatan yang sama, Marc Marquez juga mengatakan hal yang serupa dengan Dovi. Sementara itu, Valentino Rossi sepakat tentang perlunya regulasi yang jelas. Pun demikian, pebalap berjuluk The Doctor itu menginginkan agar hukuman tidak terlalu berat.

“Bagi saya satu-satunya cara memiliki aturan jelas adalah bahwa Anda tidak boleh bergerak sebelum start. Jika Anda mulai berbicara tentang Anda mendapatkan sesuatu atau seberapa banyak Anda bisa bergerak, itu kan menjadi sangat sulit,” jelasnya.

“Tentu saja mereka sangat ketat dan Cal tidak mendapatkan (keuntungan) apa-apa. Tetapi Anda melihat kamera, Anda melihat bahwa dia sedikit bergerak”.

“Saya pikir kita bisa berbicara besok tentang penalti karena Cal setelah balapan mengatakan, jika Anda mendapat ride-through penalty, Anda kehilangan 35 detik. Jadi, (balapan dia) sudah berakhir.

“Mungkin bisa dipertimbangkan untuk melakukan long lap. Saya tidak tahu. Tapi aturannya adalah Anda tidak bisa bergerak. Jadi, seperti inilah,” tutur pebalap berusia 40 tahun tersebut.

Artikel Tag: MotoGP Argentina, Valentino Rossi, Marc Marquez, Andrea Dovizioso, Cal Crutchlow

2559  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini