Xander Zayas Satukan Gelar Dunia 154 Pound Usai Menang Tipis atas Baraou

Penulis: Hanif Rusli
Minggu 01 Feb 2026, 19:24 WIB - 95 views
Meski hasilnya terbilang tipis di atas kertas, penampilan Xander Zayas (kanan) dinilai lebih meyakinkan sepanjang laga. (Foto: Fight TV)

Meski hasilnya terbilang tipis di atas kertas, penampilan Xander Zayas (kanan) dinilai lebih meyakinkan sepanjang laga. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Xander Zayas kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu bintang muda paling menjanjikan di dunia tinju setelah menyatukan dua gelar juara dunia kelas menengah junior (154 pound).

Bertarung di kampung halamannya, San Juan, Puerto Rico, pada Sabtu malam (31/1), Zayas mengalahkan Abass Baraou lewat kemenangan split decision dalam laga unifikasi gelar WBO dan WBA yang berlangsung ketat dan penuh tensi.

Zayas (23-0, 13 KO), yang sebelumnya memegang sabuk WBO, menambah koleksi gelarnya dengan merebut titel WBA milik Baraou (17-2, 9 KO).

Dua juri memberi kemenangan 116-112 untuk Zayas, sementara satu juri lainnya menilai skor yang sama untuk Baraou.

Meski hasilnya terbilang tipis di atas kertas, penampilan Xander Zayas dinilai lebih meyakinkan sepanjang laga.

“Ini rasanya luar biasa,” ujar Zayas usai pertandingan. “Saya baru 23 tahun dan ini baru permulaan. Di pertengahan laga, sekitar ronde sembilan, tangan saya sempat bermasalah, tapi inilah yang dilakukan seorang juara: mencari cara untuk menang.”

Bertarung untuk pertama kalinya sebagai laga utama di San Juan, Zayas tampil percaya diri sejak ronde-ronde awal.

Keunggulan footwork, kecepatan tangan, dan kontrol jarak membuat Baraou kesulitan menerapkan tekanan yang selama ini menjadi ciri khasnya.

Zayas kerap memaksa Baraou terus berputar, lalu mendaratkan pukulan bersih sebelum kembali ke tengah ring.

Baraou, yang sebelumnya naik status menjadi juara penuh WBA setelah Terence Crawford meninggalkan divisi tersebut, sempat menunjukkan perlawanan di beberapa ronde tengah.

Namun, tekanan yang ia bangun tidak cukup konsisten untuk benar-benar membalikkan keadaan.

Setiap kali Baraou mendekat dan mencoba bertarung di jarak dekat, Zayas mampu keluar dari tekanan dengan pergerakan cerdas.

Pertarungan memanas di ronde kesembilan ketika kedua petinju terlibat adu kombinasi dalam tempo tinggi.

Menyadari risiko, Xander Zayas kembali ke strategi awalnya: bertinju dengan rapi, memanfaatkan jab, dan menjaga jarak.

Pendekatan itu terbukti efektif untuk mengamankan ronde-ronde krusial.

Memasuki ronde ke-12, Baraou sadar ia membutuhkan KO. Ia meningkatkan agresivitas dan meninggalkan segalanya di atas ring.

Zayas, meski unggul angka, memilih untuk tidak sekadar bertahan.

Ia meladeni pertukaran pukulan hingga bel terakhir berbunyi, memicu sorakan meriah dari publik Coliseo de Puerto Rico yang penuh sesak.

Saat kartu nilai dibacakan, Zayas mengakui sempat merasa cemas mendengar hasil split decision.

“Saya tidak akan bohong, saya sempat takut,” katanya. “Namun, saya merasa sudah memenangkan setidaknya delapan atau sembilan ronde. Dia petarung sejati.”

Dengan kemenangan ini, Xander Zayas resmi menjadi juara dunia terpadu WBA dan WBO sekaligus petinju termuda yang menyatukan gelar di kelas 154 pon.

Seusai laga, ia langsung menantang nama-nama besar lain di divisi tersebut seperti Vergil Ortiz Jr, Jaron “Boots” Ennis, Sebastian Fundora, hingga Josh Kelly.

Masa depan cerah kini terbentang lebar di depan sang bintang muda Puerto Rico.

Artikel Tag: Xander Zayas, puerto riko

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/xander-zayas-satukan-gelar-dunia-154-pound-usai-menang-tipis-atas-baraou
Follow Us on Google News
95
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini