Shannon Briggs Bongkar Petinju Paling Menakutkan, Bukan Lennox Lewis

Shannon Briggs
Berita Tinju: Shannon Briggs dikenal sebagai salah satu petinju kelas berat yang tidak pernah menghindari lawan berbahaya. Sepanjang karier profesionalnya yang mencakup 67 pertarungan, petinju asal Brooklyn itu telah menghadapi banyak lawan dengan pukulan terkeras, mulai dari Lennox Lewis, George Foreman, hingga Vitali Klitschko. Meski begitu, Briggs menegaskan bahwa George Foreman adalah petinju dengan pukulan paling mematikan yang pernah ia rasakan.
Briggs berhadapan dengan Foreman pada 1997 dalam duel non-gelar yang berlangsung sengit. Saat itu Foreman sudah berada di penghujung kariernya, namun tetap menunjukkan kekuatan luar biasa. Foreman memang kalah dalam jumlah pukulan yang masuk, namun Briggs akhirnya menang melalui keputusan mayoritas. Tak lama setelah laga tersebut, Foreman mengumumkan pensiun dari dunia tinju.
Meski menang, pengalaman menghadapi Foreman meninggalkan kesan mendalam bagi Briggs. Dalam wawancara bersama First Round TV, ia menggambarkan betapa dahsyatnya pukulan sang legenda.
“Tidak ada yang memukul sekeras George Foreman. Pukulannya benar benar luar biasa,” ujar Briggs. “Saya pernah tertabrak mobil sebelumnya, dan rasanya sama seperti saat menghadapi Foreman. Satu pukulan membuat saya kehilangan kesadaran, meski dia tidak menyadarinya, lalu pukulan berikutnya justru membangunkan saya kembali.”
Briggs juga pernah merasakan kerasnya pukulan Lennox Lewis ketika menghadapi sang juara dunia kelas berat WBC pada 1998. Dalam laga tersebut, Briggs mengalami tiga knockdown sebelum akhirnya kalah TKO di ronde kelima. Lewis saat itu berada di puncak performa dan kemudian melanjutkan dominasinya dengan menghadapi Evander Holyfield.
Pada 2010, Briggs kembali diuji oleh petinju bertangan berat lainnya, Vitali Klitschko. Meski mampu bertahan hingga akhir laga, Briggs kalah angka mutlak dalam duel yang memperlihatkan ketangguhan fisiknya menghadapi tekanan tanpa henti.
George Foreman sendiri dikenal sebagai simbol kekuatan murni dalam dunia tinju. Ia mencatat sejarah sebagai juara dunia kelas berat tertua sepanjang masa pada usia 45 tahun setelah menjatuhkan Michael Moorer pada 1994. Jauh sebelum itu, Foreman membangun reputasinya dengan menghentikan petinju elite seperti Joe Frazier dan Ken Norton pada era 1970an.
Pengakuan dari Shannon Briggs kembali menegaskan satu adagium klasik dalam tinju, bahwa kekuatan adalah senjata terakhir yang benar-benar hilang dari seorang petinju legendaris.
Artikel Tag: George Foreman, Lennox Lewis
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/shannon-briggs-bongkar-petinju-paling-menakutkan-bukan-lennox-lewis
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini