Setelah Hampir Empat Tahun, Magomed Abdusalamov Akhirnya Dapatkan Ganti Rugi Rp 290 Miliar

Penulis: Hanif Rusli
Minggu 10 Sep 2017, 22:08 WIB
Setelah Hampir Empat Tahun, Magomed Abdusalamov Akhirnya Dapatkan Ganti Rugi Rp 290 Miliar

Magomed Abdusalamov (paling kiri) bersama istri dan ketiga putrinya

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju: Hampir empat tahun setelah Magomed Abdusalamov mengalami kerusakan otak setelah melakoni pertarungan di Madison Square Garden, Negara Bagian New York setuju membayarkan ganti rugi sebesar 22 juta dolar AS (sekitar Rp 290 miliar) kepada Abdusalamov dan keluarganya.

Hakim Pengadilan Klaim Jeanette Rodriguez-Morick pada Jumat (8/9) lalu sudah menyepakati kesepakatan yang diyakini sebagai ganti rugi cedera terbesar yang dibayarkan negara bagian tersebut. Cedera itu didapatkan Abdusalamov saat dia mempertahankan gelar kelas berat WBC-USNBC melawan Mike Perez pada 2 November 2013.

Setelah pertarugan di The Theater itu, keluarganya melayangkan tuntutan hukum termasuk malpraktik medis yang dilakukan oleh Komisi Atletik Negara Bagian New York, staf NYSAC dan para dokter yang bertugas pada malam pertarungan itu.

https://www.gannett-cdn.com/-mm-/050677fcdfbcbfc26b974ac02d83d626474ce7c3/c=242-280-3599-2177&r=x803&c=1600x800/local/-/media/USATODAY/test/2013/11/03/1383537666000-USP-Boxing-Mike-Perez-vs-Magomed-Abdusalamov.jpg

Pasalnya, perawatan yang tak tepat kala itu menunda diagnosis dan perawatan terhadap mulai tersumbatnya darah di dalam otak Abdusalamov. Dia menjalani operasi darurat, mengalami stroke berkali-kali dan berada dalam keadaan koma selama berpekan-pekan. Lebih dari 10 bulan dia dirawat di rumah sakit.

Kini, mantan petinju pro berusia 36 tahun – pernah dua kali menjadi jawara kelas super berat nasional Rusia sebagai amatir – masih menderita kelumpuhan di sisi kanan badannya dan tidak bisa berjalan. Dia pun hanya bisa berbicara bergumam, meski sempat diprediksi dokter tidak akan pernah bisa berbicara lagi.

Abdusalamov beruntung memiliki istri setia seperti Bakanay Abdusalamova yang merawat suaminya selama sakit, sembari membesarkan ketiga putri mereka yang kini berusia 11, 8 dan 4 tahun. Abdusalamov dan keluarganya menetap di sebuah rumah di Connecticut yang disediakan oleh seorang teman.

http://a.espncdn.com/combiner/i?img=%2Fphoto%2F2015%2F0618%2Fbox_r_abdusalamov_mb_1296x729.jpg

Abdusalamov hanya dibayar 40 ribu dolar AS dalam pertarungan melawan Perez, yang menjadi satu-satunya kekalahannya dalam 19 duel pronya. Dia menerima 10 ribu dolar AS dari kebijakan asuransi minimum wajib. Namun satu setengah tahun kemudian, Abdusalamov dan keluarganya menumpuk utang lebih dari 2 juta dolar AS akibat tagihan perawatan yang tak sanggup mereka bayar.

Setelah penyelidikan selama 32 bulan, inspektur jenderal Negara Bagian New York merilis laporan setebal 48 halaman tahun lalu. Laporan tersebut mengungkapkan keteledoran NYSAC dalam penanganan Abdusalamov, termasuk juga pendekatan mereka dalam menghadapi situasi darurat medis.

http://a2.espncdn.com/combiner/i?img=%2Fphoto%2F2014%2F0913%2Fbox_r_abdusalamov_mb_1296x729.jpg

Keputusan pembayaran ganti rugi ini tidak urung disambut dengan sangat baik. Pengacara keluarga Abdusalamov, Paul Edelstein, menggambarkannya sebagai “negara bagian bertanggung jawab atas tindakan mereka dan membayar ganti rugi dengan jumlah yang sesuai.”

Sementara Abdusalamova bersyukur mendengar berita ini, “Meski saya sadar bahwa walaupun kami tidak bisa mengembalikan Mago (panggilan Magomed) seperti dulu, (ganti rugi) ini akan amat membantu kami, menjadikan kehidupan dia dan keluarga kami menjadi lebih baik, dan kami bisa membayar pengobatan lebih lanjut untuknya tanpa bergantung kepada orang lain.”

https://russianchicagomag.com/wp-content/uploads/2013/10/Magomed-Abdusalamov-Mike-Perez-HBO.jpg

Abdusalamov bertarung melawan Perez yang tak terkalahkan juga dengan rekor 19-0 dalam duel 10 ronde yang disiarkan HBO pada 2013. Sejak ronde pertama, ketika Perez memukul Abdusalamov dengan lengan kirinya ke wajah, dia tidak bisa bernafas secara normal melalui hidung.

Perez kemudian akhirnya menang angka mutlak dan wajah Abdusalamov babak belur bersimbah darah. Dia mengatakan kepada para dokter di ruang ganti seusai pertarungan bahwa kepalanya terasa sakit. Para dokter memeriksanya, menjahit luka sobek di atas mata kirinya dan menyarankannya untuk  melakukan X-Ray di tulang wajah sepulangnya ke Florida, tempat dia dan keluarganya tinggal kala itu.

Para dokter tidak mengirimkannya ke rumah sakit setempat du New York, meski mereka memiliki ambulans. Setelah dokter meninggalkan ruang ganti, inspektur NYSAC yang ditugasi memonitor Abdusalamov menemukan darah dalam sampel air seninya dan menyarankan Abdusalamov untuk dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan taksi.

https://pp.vk.me/c7008/v7008575/521ac/XGtZ5ce45c4.jpg

Ketika penerjemah Abdusalamov berusaha mencari taksi di luar Garden, petinju setinggi 191 cm dengan berat 105 kg muntah-muntah. Begitu masuk ruang gawat darurat di rumah sakit, Abdusalamov tak sadarkan diri. Sejak itulah penderitaan dia dan keluarganya dimulai.

Pada Mei lalu, Abdusalamova memposting sebuah video di akun Instragram yang memperlihatkan suaminya tersenyum saat putri-putrinya beradu panco di meja makan di atas tempat tidurnya di rumag sakit.

Itu perkembangan yang terbilang menggembirakan karena Abdusalamov sempat depresi cukup lama dan sering kali menangis. Pengobatan antidepresi ikut bantu mengendalikan suasana hatinya yang sedih. “Saya akan menukarkan semua uang untuk bisa mengembalikan Mago seperti semula,” kata Abdusalamova, “tapi tak begitu cara kerjanya. Uang tak bisa membeli kebahagiaan kami sebelumnya.”

 

Artikel Tag: magomed abdusalamov, mike perez, Tinju

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/setelah-hampir-empat-tahun-magomed-abdusalamov-akhirnya-dapatkan-ganti-rugi-rp-290-miliar
9325  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini