David Benavidez Kenang Latihan Sparring Jelang Duel Lawan Gilberto Ramirez

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 07 Mar 2026, 09:11 WIB - 136 views
Lebih dari satu dekade berselang, David Benavidez dan Gilberto Ramirez akan kembali bertemu, kali ini tanpa pelindung kepala dan sarung tangan latihan. (Foto: Fight TV)

Lebih dari satu dekade berselang, David Benavidez dan Gilberto Ramirez akan kembali bertemu, kali ini tanpa pelindung kepala dan sarung tangan latihan. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Pertemuan David Benavidez dan Gilberto Ramirez pada 2 Mei mendatang bukanlah kali pertama keduanya saling beradu pukulan.

Jauh sebelum menjadi bintang utama, mereka sudah beberapa kali berbagi ring dalam sesi sparring saat sama-sama meniti karier menuju puncak.

Salah satu momen penting terjadi pada 2016 ketika Gilberto Ramirez mempersiapkan diri menghadapi Arthur Abraham dalam perebutan gelar dunia kelas menengah super.

Ramirez kemudian menyapu bersih semua ronde di kartu juri dan mencatat sejarah sebagai petinju Meksiko pertama yang menjadi juara dunia kelas 168 pound.

Lebih dari satu dekade berselang, keduanya akan kembali bertemu, kali ini tanpa pelindung kepala dan sarung tangan latihan.

Ramirez akan mempertahankan sabuk WBA dan WBO kelas penjelajah miliknya melawan Benavidez dalam laga utama PBC on Prime PPV di T-Mobile Arena.

“Kami punya banyak sejarah bersama,” kata David Benavidez kepada The Ring. “Saya tahu ini akan jadi pertarungan hebat. Dia pasti datang dengan persiapan matang, tapi saya tahu apa yang pernah saya lakukan terhadap Zurdo di masa lalu dan apa yang bisa saya lakukan sekarang. Saya sangat percaya diri.”

David Benavidez (31-0, 25 KO) merupakan mantan juara dunia kelas menengah super dan kini memegang sabuk WBC kelas berat ringan.

Ia mempertahankan gelarnya untuk pertama kali pada 22 November dengan menghentikan Anthony Yarde di ronde ketujuh.

Petinju 29 tahun asal Phoenix, Arizona, itu memiliki rekor 3-0 di kelas 175 pound dan berencana turun kembali setelah menghadapi Ramirez.

Sementara itu, Gilberto Ramirez (48-1, 30 KO) tampil impresif sejak naik ke kelas cruiserweight dengan catatan 4-0.

Petinju kidal berusia 34 tahun tersebut merebut gelar WBA lewat kemenangan angka mutlak atas Arsen Goulamirian pada Maret 2024, lalu menjadi juara terpadu setelah mengalahkan Chris Billam-Smith untuk sabuk WBO tujuh bulan kemudian.

Ia terakhir mempertahankan gelarnya dengan menundukkan Yuniel Dorticos melalui keputusan angka mutlak pada 28 Juni.

Dalam konferensi pers pengumuman laga, Benavidez dan pelatih Ramirez, Julian Chua, sama-sama menyebut sesi sparring mereka dahulu sebagai duel berkualitas pay-per-view.

Meski banyak pihak menilai sparring tidak selalu mencerminkan hasil pertarungan sesungguhnya, Benavidez punya pandangan berbeda.

“Saya dengar orang bilang sparring tidak berarti apa-apa. Mereka tidak tahu apa-apa,” ujarnya. “Kalau Anda masuk dan mendominasi petinju top dalam sparring, Anda bisa melakukannya di pertarungan sungguhan. Cara petinju elite bersparring itu bukan sekadar latihan, itu seperti pertarungan nyata.”

David Benavidez yakin semua pelajaran yang ia dapat dari sesi-sesi tersebut akan menjadi senjata penting dalam upayanya meraih gelar juara dunia di divisi ketiga.

Duel 2 Mei nanti pun dipastikan sarat gengsi, bukan hanya soal sabuk juara, tetapi juga pembuktian siapa yang benar-benar unggul setelah bertahun-tahun berbagi ring sebagai rekan latihan.

Artikel Tag: david benavidez, gilberto ramirez, chris billam-smith

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/david-benavidez-kenang-latihan-sparring-jelang-duel-lawan-gilberto-ramirez
136
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini