Hasil French Open: Maja Chwalinska Tuliskan Tinta Emas Sebagai Qualifier

Maja Chwalinska [image: AFP]
Berita Tenis: Maja ChwalinskaFrench Open musim 2026 dengan harapan lolos dari babak kualifikasi. Tetapi, ia malah mencetak sejarah dan ia belum selesai.
Setelah mengalahkan petenis unggulan ke-25, Diana Shnaider dengan 7-6, 6-4 dalam 2 jam 10 menit di semifinal French Open, petenis berusia 24 tahun menjadi qualifier pertama dalam sejarah Grand Slam tersebut yang mencapai final. Ia juga merupakan petenis putri ketiga yang mencapai final di Roland Garros dalam debutnya di babak utama, bergabung dengan Evonne Goolagong (1971) dan Chris Evert (1973).
"Ini seperti mimpi, jujur saja. Saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya tidak tahu harus berkata apa. Saya hanya sangat bahagia,” seru Chwalinska.
"Sangat menantang untuk bertanding melawan petenis terbaik dunia, hari demi hari, tetapi ini adalah Grand Slam, jadi, anda harus memberikan yang terbaik dan lebih dari itu. Saya sama sekali tidak mengeluh."
Petenis berkebangsaan Polandia tiba di Roland Garros dengan menghuni peringkat terbaik dalam kariernya sampai saat ini, peringkat 113 dunia dan sekarang, ia hampir mencapai peringkat 20 besar. Lebih penting lagi, ia akan menghadapi sesama finalis untuk pertama kalinya, Mirra Andreeva di final French Open demi kesempatan memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya dan yang paling tidak terduga.
Itu akan menjadi pertemuan pertama antara kedua petenis, sebuah pertandingan yang menampilkan dua petenis paling serbaguna di turnamen ini. Itu juga akan menandai pertemuan pertama petenis berkebangsaan Polandia menghadapi petenis peringkat 10 besar.
"Saya sudah memainkan sembilan pertandingan di sini, jadi tidak ada rahasia," tutur Chwalinska. "Tetapi saya sedikit menonton Mirra. Mereka bermain sebelum kami, jadi saya menonton permainannya dan itu luar biasa. Ini hanyalah pengalaman hebat lainnya bagi saya. Saya pasti akan memberikan yang terbaik. Ini adalah final Grand Slam."
Satu-satunya pertanyaan yang tersisa adalah apakah ia akan memiliki takdir yang sama seperti Emma Raducanu yang memenangkan US Open musim 2021 setelah menjadi qualifier pertama di Open Era yang mencapai final Grand Slam nomor tunggal.
Persamaannya sangat mencolok. Seperti Raducanu, ini baru penampilan kedua Chwalinska di babak utama Grand Slam. Ini juga menandai final turnamen ATP pertamanya, sama seperti petenis berkebangsaan Inggris di US Open lima musim lalu. Bahkan, ia adalah petenis ketiga yang mencapai final turnamen WTA pertamanya di Grand Slam, bergabung dengan petenis berkebangsaan Inggris dan Venus Williams di US Open musim 1997.
Apa yang menanti petenis berkebangsaan Polandia adalah dugaan semua orang, tetapi jika ia mampu mencapai level yang ia tunjukkan seperti saat melawan Shnaider -- menghasilkan 32 winner dan melakukan 17 unforced error -- ia akan memiliki kesempatan untuk menulis akhir yang luar biasa dari kisahnya yang sudah bersejarah dan mengubah kariernya.
Kini, ia sepenuhnya fokus pada momen yang akan datang.
“Saya tidak memiliki banyak pengalaman maupun banyak peluang sebelumnya untuk bertanding melawan pemain hebat dan berperingkat tinggi,” tutur Chwalinska.
"Jadi, sebenarnya ini kali pertama saya mendapat kesempatan ini. Saya senang saya mengambilnya (tersenyum). Sekarang saya tahu bahwa peringkat saya akan memungkinkan saya untuk melakoni lebih banyak turnamen (yang lebih besar). Ya, saya kira kita akan lihat bagaimana saya akan melanjutkannya. Untuk saat ini, saya hanya mencoba untuk fokus pada satu pertandingan lagi."
Artikel Tag: french open, mirra andreeva, diana shnaider, maja chwalinska
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/hasil-french-open-maja-chwalinska-tuliskan-tinta-emas-sebagai-qualifier

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini