Dmitry Bivol Kembali ke Ring dengan Kemenangan Meyakinkan Atas Eifert

Penulis: Hanif Rusli
Senin 01 Jun 2026, 21:07 WIB - 180 views
Dmitry Bivol (kanan) tampil dominan sepanjang laga dan memenangkan pertandingan melalui keputusan mutlak juri. (Foto: Fight TV)

Dmitry Bivol (kanan) tampil dominan sepanjang laga dan memenangkan pertandingan melalui keputusan mutlak juri. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Juara dunia kelas berat ringan WBA dan IBF, Dmitry Bivol, sukses mempertahankan gelarnya.

Ia meraih kemenangan mutlak atas penantang asal Jerman, Michael Eifert, dalam pertarungan yang berlangsung di Yekaterinburg, Sabtu (30/5) waktu setempat.

Bivol yang kembali bertarung setelah absen selama 15 bulan tampil dominan sepanjang laga dan memenangkan pertandingan melalui keputusan mutlak juri.

Ketiga juri memberikan skor identik 120-107 untuk petinju Rusia tersebut.

Kemenangan itu menjadi penampilan pertama Dmitry Bivol di atas ring sejak Februari 2025, ketika ia mengalahkan Artur Beterbiev dalam duel ulang yang mengantarkannya menjadi juara dunia tak terbantahkan kelas berat ringan.

Bertarung di depan publik sendiri untuk pertama kalinya sejak 2021, Bivol langsung menunjukkan dominasinya.

Pada ronde pertama, petinju berusia 35 tahun itu menjatuhkan Eifert melalui pukulan hook kiri yang mendarat bersih di pertengahan ronde.

Momen knockdown tersebut menjadi sorotan terbesar dalam pertarungan yang berjalan relatif satu arah.

Setelah itu, Dmitry Bivol memilih pendekatan yang lebih terukur dengan mengontrol tempo dan menjaga jarak, sementara Eifert kesulitan menemukan celah untuk melancarkan serangan efektif.

Meski tidak terlalu agresif dalam memburu kemenangan knockout, Bivol tetap mendominasi setiap ronde berkat pertahanan rapat dan akurasi pukulannya.

Eifert beberapa kali mencoba menekan dan melancarkan pukulan lebar, tetapi sebagian besar serangannya gagal menembus pertahanan sang juara.

Bivol baru meningkatkan intensitas serangan pada ronde ke-11. Sebuah pukulan ke tubuh membuat Eifert mundur dan memaksa petinju Rusia itu mengambil inisiatif lebih besar.

Ia terus mengejar lawannya hingga bel akhir berbunyi dan beberapa kali mendaratkan kombinasi pukulan yang bersih.

Namun, meski mendominasi, Bivol gagal menemukan pukulan penentu untuk mengakhiri laga sebelum waktunya.

Eifert mampu bertahan hingga ronde ke-12 meski berada dalam tekanan sepanjang pertandingan.

Bagi Eifert, kekalahan ini mengakhiri rangkaian tujuh kemenangan beruntun yang dibawanya ke duel perebutan gelar dunia.

Petinju Jerman berusia 28 tahun itu datang dengan rekor impresif, tetapi belum pernah menghadapi lawan dengan kualitas setara Bivol.

Pertarungan ini juga menandai akhir dari masa menunggu panjang bagi Bivol. Setelah mengalahkan Beterbiev pada 2025, sempat muncul wacana trilogi antara keduanya. Namun, rencana tersebut tidak terwujud.

WBC kemudian memerintahkan Dmitry Bivol menghadapi David Benavidez, tetapi ia memilih melepaskan sabuk WBC demi mengejar duel ketiga melawan Beterbiev.

Ketika laga tersebut tak kunjung terealisasi, IBF menunjuk Eifert sebagai penantang wajib.

Rencana pertarungan sempat tertunda karena Bivol menjalani operasi punggung pada Agustus tahun lalu.

Setelah pemulihan panjang, ia akhirnya kembali ke ring dan langsung menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi salah satu petinju terbaik di divisi kelas berat ringan.

Dalam laga ini, hanya sabuk WBA dan IBF yang dipertaruhkan.

Gelar WBO milik Bivol tidak diperebutkan karena organisasi tersebut masih menangguhkan pengesahan pertarungan perebutan gelar dunia di Rusia selama konflik Rusia-Ukraina berlangsung.

Artikel Tag: david benavidez, dmitry bivol

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/dmitry-bivol-kembali-ke-ring-dengan-kemenangan-meyakinkan-atas-eifert
180
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini