Terkait Tanggal Dimulai, Ini Rencana Baru Australian Open 2021

Penulis: Dian Megane
Rabu 02 Des 2020, 11:53 WIB
Novak Djokovic merupakan juara bertahan Australian Open

Novak Djokovic ketika menjadi juara Australian Open 2020

Berita Tenis: Pihak penyelenggara Australian Open telah semakin dekat untuk memastikan tanggal dan protokol yang akan diterapkan untuk edisi musim 2021.

Awalnya dijadwalkan akan digelar pada 18 – 31 Januari 2021, L’equipe memberitakan bahwa tanggal baru yang mereka ajukan untuk Grand Slam pertama pada musim 2021 adalah 8 – 21 Februari 2021 dengan para petenis diperkirakan akan memasuki negeri kangguru tersebut antara 15 – 17 Januari dan mereka diharuskan menjalani karantina ketat sampai 31 Januari.

Rencana yang belum disetujui dari beberapa pihak terkait, merinci bahwa peraturan selama karantina adalah para petenis akan diizinkan untuk berlatih tidak lebih dari lima jam dalam satu hari dan mereka harus melakukan semua persiapan mereka di lokasi digelarnya Australian Open serta hanya boleh ditemani oleh satu orang anggota tim mereka.

Berdasarkan rencana yang diajukan, para petenis akan dites sebanyak lima kali selama menjalani karantina dan begitu karantina tersebut diselesaikan dengan sukses, para petenis dengan bebas boleh bepergian di sekitar Melbourne.

Menurut L’equipe, semua detail peraturan tersebut harus ditandatangani semua petenis putra maupun putri yang telah diberitahu tentang detail rencana tersebut oleh Tennis Australia.

Dalam 30 hari terakhir, negara bagian Victoria, lokasi di mana Melbourne berada, belum muncul lagi kasus baru terkait COVID-19 dan pihak pemerintah setempat menerapkan aturan tegas agar kondisi tersebut tetap bertahan seperti itu.

“Perlindungan dan keamanan komunitas tetap menjadi prioritas utama dalam diskusi kami,” ungkap CEO Australian Open, Craig Tiley melalui media sosial.

Rencana Tennis Australia memberikan tekanan besar terhadap sejumlah turnamen yang dijadwalkan akan digelar pada enam pekan pertama dari musim 2021. Masih belum jelas apakah masih ada potensi untuk menggelar beberapa turnamen di Timur Tengah atau di lokasi lain dalam waktu dua pekan sebelum para petenis harus tiba dan menjalani proses karantina jelang berkompetisi di Grand Slam yang akan digelar di Melbourne.

Namun, kekosongan selama dua pekan membuka pintu bagi turnamen lain, seperti turnamen di Doha dan Dubai untuk digelar sebagai turnamen pemanasan jelang Grand Slam di Melbourne.

Akan tetapi, tidak ada yang bisa dilakukan terkait dua pekan yang hilang akibat karantina, yang harus ditanggung semua petenis jika ingin meramaikan Australian Open. Jika rencana tersebut diratifikasi oleh pihak ATP dan WTA, beberapa turnamen kecil tanpa diragukan akan dibatalkan.

Artikel Tag: Tenis, australian open

576  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini